Categories
News

Seluruh Pasien Positif Covid-19 di RSUD Banda Aceh Sembuh

Jakarta – Provinsi Aceh tak lagi merawat pasien positif COVID-19 seiring dengan kesembuhan dua pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.

Kepastian sembuh dua pasien tersebut berdasar pada hasil uji sampel swab dari laboratorium PCR Balai Litbangkes milik Kementerian Kesehatan RI di Siro, Kabupaten Aceh Besar, yang diterima RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, Sabtu (2/5) sore.

“Alhamdulillah sore ini semua yang positif hidup sembuh semua, satu meninggal [pada Maret],” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, dr Endang Mutiawati, di Banda Aceh dikutip dari Antara.

Endang belum mengetahui jadwal kepulangan kedua pasien tersebut ke tempat tinggal masing-masing. Dua pasien sembuh tersebut berinisial Al, 24 tahun, asal Kabupaten Pidie dan AJ, 20 tahun, dari Kabupaten Aceh Tamiang.

AJ merupakan salah seorang santri dalam rombongan 113 santri asal Aceh yang pulang kampung dari tempat belajarnya di Pondok Pesantren AlFatah Temboro, Magetan, Jawa Timur. Pesantren tersebut telah ditetapkan sebagai klaster Magetan, transmisi lokal COVID-19.

Meski tidak ada lagi pasien positif virus corona yang dirawat, Endang berpesan agar masyaratak tetap harus meningkatkan kewaspadaan karena pandemi COVID-19 belum berakhir.

“Saya cek dulu [jadwal pemulangannya]. Kita tetap tidak boleh lalai karena wabah belum selesai,” katanya.

Berdasarkan data terbaru, pasien positif COVID-19 di Tanah Rencong berjumlah 11 orang, dengan rincian sepuluh orang telah dinyatakan sembuh. Satu orang meninggal dunia pada Maret 2020 saat masih dalam status PDP, kemudian swab-nya terkonfirmasi positif. (nva/chrs)

Categories
News

Sembuh dari COVID-19, Bima Arya Langsung Marah-Marah di Pasar

Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya kesal dan marah-marah di Pasar Dewi Sartika, lantaran melihat sejumlah pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Selasa (28/4).

Bima yang baru bertugas setelah sembuh dari COVID-19 itu melihat PSBB belum berjalan maksimal. Selain masih banyak pelanggaran dilakukan pengendara motor maupun mobil, Bima kesal melihat pelanggaran-pelanggaran di Pasar Dewi Sartika.

Bima marah-marah kepada para pedagang yang bandel, karena masih membuka tokonya. Padahal, toko tersebut tidak masuk ke dalam sektor yang dikecualikan dalam kebijakan PSBB.

“Toko-toko yang tidak dibolehkan buka, segera ditutup. Saya perintahkan kepada pengelola Pasar Dewi Sartika untuk menutup. Kalau tidak izinnya akan saya cabut,” kata Bima, Selasa (28/4).

Bima menegaskan, tak akan memberikan toleransi kepada siapa pun yang masih abai dengan kebijakan PSBB. Sebab, penyebaran wabah virus corona tersebut akan sulit ditangani apabila masih banyak masyarakat yang tak mematuhi aturan.

“Selain bahan pokok tidak boleh buka. Saya minta hari ini juga tidak ada yang melanggar aturan PSBB. Tutup segera,” tegas Bima.

Dia mengatakan bahwa jaring pengaman sosial (JPS) berupa bantuan tunai sudah mulai didistribusikan kepada puluhan ribu warga Kota Bogor.

Nah, saat mengatakan hal itu, massa di depan Bima sempat teriak ‘belum ada, pak’.

Bima langsung menjawab. “Bantuan mengalir ke rumah masing-masing. Dibantu secara bertahap. Mulai hari ini bertahap. Sekarang saya minta Satpol PP bergerak semua, tertibkan yang melanggar PSBB,” tandasnya. (cr3/radarbogor)

Categories
Resep

Ini Resep Nenek 102 Tahun Sembuh dari Corona

Italia – Gaya hidup diyakini menjadi resep seorang nenek berusia 102 tahun asal Italia ini sembuh dari penyakit virus corona (Covid-19). Selama ini nenek itu dikenal suka menari dan mendengarkan musik.

Nenek itu bernama Italica Grondano, 102. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit San Martino Genoa karena divonis positif corona pada awal Maret 2020.

Tak hanya penyakit virus corona, di rumah sakit Nenek Grondano menjalani perawatan medis untuk gagal jantung ringan.

“Dia hanya mengalami beberapa gejala ringan virus corona Covid-19 dan hasilnya positif. Lalu kami hanya melakukan perawatan medis sedikit dan sembuh sendiri,” kata Dokter Vera Sicbaldi dikutip dari Daily Star sebagaimana dilansir Suara.com, Senin (31/3/2020).

Tim medis San Martino Genoa pun dibuat takjub oleh Nenek Grondano yang bisa sembuh dari virus corona dengan cukup cepat. Grondano lantas dijuluki “The Immortal” atau “Sang Abadi” oleh tim medis.

Ketakjuban itu bukan tanpa dasar. Nenek yang berusia sangat tua sebetulnya termasuk kelompok paling rentan kasus fatalitas virus corona.

Tak hanya itu, dokter yang merawatnya juga menduga Nenek Grondano mungkin salah satu pasien selama dari pandemi Flu Spanyol pada 1918 lalu.

“Kami mendapat sampel serologis, ia adalah pasien pertama yang kami ketahui mungkin pernah mengalami Flu Spanyol 1918, karena ia lahir pada 1917,” ujar Scibaldi.

Resep Sembuh dari Corona

Keponakan Nenek Grondano, Renato Villa Grondano, menceritakan resep sembuh dari corona yang dijalani neneknya.

Resep sembuh dari corona itu yakni gaya hidup neneknya yang membuatnya bertahan melawan virus.

Nenek Grondano selama ini senang menari dan mendengarkan musik. Ia merupakan penggemar penyanyi grup band rock asal Inggris Queen, Freddy Mercury.

“Saya tidak tahu rahasia hidup sehatnya, tetapi saya tahu bahwa ia adalah wanita yang bebas dan mandiri,” tutur Villa Grondano. (SP)

Categories
Resep

Resep Ampuh agar Puasa Tetap Lancar bagi Penderita Maag

Jakarta – Perut kosong dan telat makan merupakan pantangan besar bagi penderita maag. Namun saat bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk tidak makan selama kurang lebih 14 jam.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi menjelaskan saat lambung dalam kondisi kosong, dapat mengakibatkan kambuhnya sakit maag. Dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli memang terjadi peningkatan asam lambung saat puasa dan akan kembali normal setelah puasa selesai.

“Selain itu lambung juga akan mengadakan proses adaptasi dengan pola makan yang berubah, sehingga seringkali pada awal-awal puasa keluhan sakit maag ini meningkat,” jelas dr Helmin kepada detikHealth, Sabtu (18/4/2020).

Lebih lanjut dr Helmin mengatakan sakit maag biasa bukan merupakan penyakit yang mematikan, namun sangat mengganggu aktivitas sehari-hari apalagi saat harus menjalankan puasa. Untuk itu, penderita maag wajib memperhatikan beberapa hal seperti kondisi kesehatan serta asupan makanan dan minuman.

Sebelum itu, perlu diketahui dulu ada dua jenis penyakit maag, yaitu maag organik dan maag fungsional. Maag organik timbul karena memang ada kelainan pada lambung sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika ingin berpuasa. Sementara jenis sakit maag yang fungsional, menurut dr Helmin, kebanyakan justru membaik saat puasa karena saat berpuasa makan akan lebih teratur.

“Kemungkinan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat untuk lambung juga berkurang serta akan lebih arif dalam mengendalikan stres yang terjadi,” ucapnya.

Selain itu, dr Helmin juga menyarankan untuk memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Menurutnya, makanan saat sahur tidak harus yang mewah tapi harus mengandung beberapa zat penting seperti karbohidrat, vitamin, protein, mineral, lemak.

“Meski sedikit, yang penting komplit. Selain itu dianjurkan berbuka dengan minuman manis atau kurma dan utamakan minuman dengan gula yang gampang diabsorpsi. Dianjurkan pula untuk makan secara bertahap, tidak kalap atau ‘balas dendam’ setelah seharian menahan lapar dan dahaga,” jelas dr Helmin.

dr Helmin juga mengingatkan agar jangan sampai melewatkan sahur dan menunda berbuka puasa agar penyakit maag tidak kambuh. Selain itu, minum sebanyak delapan gelas per hari, pun saat puasa yang jumlah tersebut bisa dipenuhi ketika berbuka hingga sahur.

Selain asupan makanan olahraga pun dianjurkan yang dilakukan pada sore hari dengan beban yang tidak terlampau berat. Kemudian tidur dan istirahat yang cukup.

“Misalnya setelah sahur dan sebelum kerja, tapi jika tidak sempat dapat dilakukan saat istirahat makan siang,” imbuhnya.

Apabila sakit maag masih mengganggu, dapat dibantu dengan menggunakan obat seperti jenis antasida yang dapat menetralisir asam lambung dengan cepat dan penghambat asam yang dapat mengontrol pengeluaran asam lambung sehingga puasa dapat berjalan dengan baik, seperti Promag.

Saat bulan Ramadan ini, jika Anda mengalami sakit maag dapat mengonsumsi Promag saat sahur, berbuka dan sebelum tidur. (detik)

Categories
News

Kemenkes Tegaskan Pasien Corona yang Sembuh Tidak Bisa Menular Lagi

Jakarta – Pemerintah telah mengumumkan jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia pada Sabtu (18/4/2020) sudah mencapai 6.248 kasus. 631 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari virus Corona tersebut.

Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan lewat juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa pasien yang sudah sembuh tidak akan menularkan penyakitnya lagi.

“Kami mohon kepada masyarakat untuk paham betul, bahwa pasien-pasien COVID-19 yang sudah sembuh, mereka sudah tidak akan menularkan penyakitnya lagi,” jelasnya dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Sabtu (18/4/2020).

Yuri mengatakan, seseorang dapat dikatakan pasien sembuh corona itu sudah berdasarkan dengan persyaratan yang ada. Virus di dalam tubuhnya benar-benar dipastikan negatif.

“Karena persyaratan sembuh diyakinkan bahwa dia (virus) sudah negatif di dalam tubuhnya,” lanjutnya. (detik)

Categories
News

Kabar Baik Bagi Indonesia, 102 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari

<strong>Corona -</strong> Pasien Covid-19 yang sembuh terus bertambah setiap hari. Kabar baik ini menjadi harapan dan memberi rasa optimis bahwa pasien Covid-19 memang bisa sembuh. Untuk pertama kalinya terjadi di Indonesia pada Kamis (16/4), kasus pasien sembuh Covid-19 lebih tinggi dari kematian. Dalam sehari ada pertambahan 102 pasien sembuh.

Dalam sehari ada pertambahan 102 pasien sembuh dari semua provinsi di Indonesia. Kasus pasien sembuh kini total mencapai 548 orang.

“Pasien sembuh trus naik, dalam sehari ada 102 pasien sembuh,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Kamis (16/4).

Sementara itu angka kematian bertambah 27 orang. Total kasus meninggal kini sebanyak 496 kematian. Angka itu membuat kasus pasien sembuh jauh lebih banyak dibanding kasus meninggal.

“Ayo pastikan bahwa kita tak tertular dan tak menulari. Hargai dan bantu isolasi mandiri, jangan diskriminasi pasien Covid-19 dan yang sudah pulang. Tak boleh tolak jenazah Covid-19. Kekompakan mutlak sedang dibutuhkan. Sedang diuji. Mari kita lawan Covid-19 dengan tetap berada di rumah,” ujar Yurianto.

Yurianto merinci sejumlah pasien sembuh di 5 provinsi tertinggi. Dari 34 provinsi terdampak Covid-19, sudah sembuh di DKI Jakarta sebanyak 202 pasien, Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, dan Jawa Barat 28 pasien. Serta tersebar di seluruh provinsi lainnya.

Yurianto mengingatkan juga agar masyarakat jangan lengah dengan Covid-19 dan tetap mewaspadai munculnya penyakit pancaroba seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Jangan sampai angka pasien DBD memperburuk situasi Covid-19.

“Ancaman DBD secara klasik masih mumcul. Maka selain jaga jarak dan pakai masker serta berada di rumah saja, masyarakat juga harus jadi Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk setiap rumah masing-masing,” tegasnya. (JP)

Categories
Resep

Resep Dokter Sembuh dari Corona: Hindari Berita Negatif

Kediri – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri, dr Bambang Triono Putro yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 membagikan berbagai resep demi menghindari paparan berita Covid-19 untuk menjaga mentalnya. Dia mengungkapkan, selama dalam perawatan di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, berusaha memperhatikan asupan gizi, membiasakan untuk disiplin, dan menjaga mental.

“Saya berusaha menjaga mental saya, terutama soal berita yang saya anggap negatif terkait Covid 19 seperti kematian, penyebaran dan lainnya. Saya juga selalu mendapat dukungan dan komunikasi dari keluarga dan orang tersayang. Bahkan Bupati Kediri, Bu Haryanti juga memberikan dukungan dan semangat kesembuhan,” kata Bambang di Kabupaten Kediri, Rabu (8/4).

Dia menyebut, dukungan dan semangat untuk sembuh dari keluarga, teman untuk melawan virus tersebut juga sangat dibutuhkan. Selain itu, berbagai makanan bergizi dan vitamin juga dibutuhkan. “Untuk asupan makanan dan vitamin semua telah dicukupi oleh rumah sakit,” kata Bambang yang sedang proses pemulihan di rumah.

Bambang mengaku, mulai merasa tidak enak badan sejak Selasa (24/3), dengan gejala sakit batuk dan sesak, yang mirip dengan gejala ovid-19. Untuk itu, ia mengisolasi diri di dalam rumah. Namun, karena batuk dan sesak nafas yang dirasakannya semakin parah, ia meminta untuk diisiolasi di RSUD SLG Kabupaten Kediri pada Jumat (27/3).

“Kebetulan saya seorang tenaga medis dan saya mengerti bagaimana cara menjaga diri saya dan keluarga dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan asupan gizi. Namun gejala sakit saya semakin parah, sehingga saya langsung ke RSUD SLG untuk dilakukan perawatan karantina,” kata Bambang.

Dia juga berharap seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah dan tetap menjaga kesehatan, dengan rutin cuci tangan dan menggunakan masker.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan dr Bambang Triono Putro telah negatif dari virus corona dan saat ini sedang proses pemulihan di rumah. Juru Bicara Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Chotib mengungkapkan, hasil swab pasien sudah dinyatakan negatif. “Dr Bambang sudah pulih. Seluruh hasil swabnya negatif alias sembuh dari Covid-19. Ini juga telah diketahui provinsi,” kata Ahmad di Kediri, Rabu.

Dia mengatakan, hasil swab itu keluar dari pemeriksaan yang rutin dilakukan oleh petugas medis. Saat ini, yang bersangkutan sudah diizinkan untuk pulang ke rumahnya. “Namun, kami terus melakukan pemantauan kondisi kesehatannya selama di rumah,” kata Ahmad. (rep)

Categories
Resep Tips

Tak Andalkan Imunitas, Bima Arya Bocorkan Resep Ramuan Rahasia Bisa Sembuh Cepat dari Virus Corona

Wali Kota Bogor, Bima Arya bocorkan ramuan rahasia bisa sembuh cepat dari virus corona yang ada di tubuhnya.

Ya, seperti kita ketahui jika virus corona kini kian mewabah dan menjadi pandemi di Indonesia. Tak pandang bulu, virus ini pun telah menyerang berbagai kalangan hingga membuat resah masyarakat.

Sejumlah tokoh pun turut terserang oleh virus corona ini tak terkecuali dengan Bima Arya yang sempat dinyatakan positif corona.

Menurut Bima Arya, Covid-19 ini bisa menyerang siapa saja termasuk orang yang sangat sehat sekalipun. Apalagi Bima Arya selama ini dikenal sebagai pempimpin daerah yang rajin berolahraga.

Ia juga mengatakan kalau dirinya dalam kondisi sehat dan bugar saat berkunjung ke luar negeri.

“Kondisi saya sebetulnya sedang fit, ketika di Turki fit, cukup tidur,” kata dia.

Menurut Bima Arya, ia tak sepenuhnya mengandalkan imunitas untuk berusaha sembuh. Pasalnya ia menganggap jika imunitas tidak menjamin virus corona tak akan masuk. Namun, imunitas tetap berguna untuk proses penyembuhan.

“Jadi kesimpulan saya covid-19 itu bukan berarti bisa ditangkal dengan imunitas, namun kebugaran kita menentukan seberapa buruk atau parah gejala klinis yang kita rasakan, jadi orang paling sehat pun bisa masuk, tapi kebiasaan kita olahraga menentukan berapa survive kita bisa bertahan,” tuturnya.

Berhasil melawan corona, kini Bima Arya membocorkan ramuan yang ia minum selama ini hingga kondisinya makin membaik dan diperbolehkan pulang.

Sebagai informasi, Bima Arya menjalani perawatan medis di RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit rujuan Covid-19 di Kota Bogor.

Selain mengikuti isolasi secara ketat dan mengonsumsi obat-obat yang diberikan dokter, Bima Arya juga mengaku terus melakukan olahraga, meski di dalam ruangan.

Setiap pagi, ia juga rutin berjemur meski hanya mengandalkan matahari yang masuk melalui jendela di kamarnya. Selain itu, Bima Arya juga mengungkap sebuah ramuan khusus yang belum banyak dibagikan kepada pembaca atau di-share di media sosial (medsos).

Ternyata, ramuan rahasia yang berhasil menyembuhkan Bima Arya itu berasal dari daun sirih dan jahe merah. Sirih yang dimaksud bisa sirih merah atau sirih biasa saja.

“Keluarga saya kerap bawakan buah naga dan olahan jamu dari jahe merah dan sirih,” kata Bima dalam sesi wawancaranya.

Bima Arya pun mengakui keajaiban olahan jahe merah dan daun sirih yang didapat dari rekannya yang sama-sama dirawat karena Covid-19.

“Saya memang baca-baca buku bagaimana daun sirih bisa cepat memperbaiki imunitas tubuh. Selain itu teman saya yang terkena Covid-19 sembuhnya lebih cepat ternyata dia minum daun sirih dicampur jahe merah,” ungkap Bima.

Saat itu ia juga teringat dengan nenek buyutnya yang hobi mengkonsumsi olahan daun sirih. Neneknya dapat bertahan hidup 100 tahun lebih karena ramuan tersebut.

“Rasanya pahit sekali sepahit kehidupan tapi memang manfaatnya banyak,” jelasnya.

Bima Arya juga membagikan tips membuat ramuan yang dapat membantu penyembuhandari Covid-19 itu.

Resep ramuan cepat sembuh Bima Arya

  1. Pertama-tama jahe merah dan daun sirih diiris tipis-tipis.
  2. Kemudian kedua bahan itu direbus. Setelah mendidih disaring air rebusan itu.
  3. Air rebusan itulah yang dianggap bermanfaat untuk kekebalan dan daya tahan tubuh.

“Minumnya jangan pakai gula. Agar tidak terlalu pahit daun sirihnya jangan banyak-banyak,” ungkapnya.

Categories
News

Kabar Baik! Pasien Covid-19 Sembuh di Jatim Bertambah Jadi 86 Orang

Jakarta –Sebanyak 86 pasien dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) di wilayah Jawa Timur, dari keseluruhan 499 kasus terkonfirmasi positif.

“Kembali ada kabar baik hari ini, yaitu lima pasien terkonversi negatif sehingga total kesembuhan di Jatim mencapai 86 orang,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu (15/4/2020) malam.

Secara persentase, kata dia, tingkat kesembuhan di Jawa Timur angkanya mencapai 17,23 persen.

“Terima kasih selalu kami sampaikan kepada seluruh tim kesehatan. Kami semua mendoakan agar selalu sehat dan keluarganya juga turut sehat,” ujaarnya.

Lima pasien sembuh sesuai data yang masuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur hingga Rabu pukul 17.00 WIB, yakni dua orang asal Kabupaten Lamongan serta masing-masing satu orang dari Lumajang, Situbondo dan Surabaya.

Perinciannya, jumlah pasien sembuh atau terkonversi negatif adalah 40 orang berasal dari Kota Surabaya, delapan orang asal Magetan, tujuh orang asal Kota Malang, enam orang asal Situbondo, lima orang asal Sidoarjo, empat orang asal Kabupaten Malang, serta dua orang asal Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Gresik dan Lamongan.

Selain itu, masing-masing satu orang asal Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Banyuwangi, Jember, Kabupaten Madiun, Kota Batu, Tulungagung serta Lumajang.

Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia karena COVID-19 di Jatim saat ini mencapai 46 orang (9,22 persen) atau bertambah satu orang dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 45 orang, yakni asal Surabaya.

Perinciannya, 24 orang asal Surabaya, enam orang asal Sidoarjo, empat orang asal Kabupaten Kediri, dua orang asal Lumajang dan satu orang masing-masing asal Kabupaten Malang, Magetan, Gresik, Pamekasan, Tuban, Bojonegoro, Banyuwangi, Kota Pasuruan, Jember dan Kabupaten Blitar.

“Kami ikut berduka dan semoga almarhum/almarhumah mendapat tempat di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kesabaran,” kata Khofifah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) melakukan inspeksi mendadak pabrik masker dan alat pelindung diri (APD) di PT Jayamas Medica Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (18/3/2020). – ANTARA FOTO/Syaiful Arif

Sementara itu, jumlah pasien terkonfirmasi positif di Jatim saat ini mencapai 499 orang atau bertambah 25 orang dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 474 orang.

Sementara itu, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 1.621 orang atau bertambah dari data sehari sebelumnya 1.498 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 15.328 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya sejumlah 14.931 orang.

Terkait status daerah terjangkit atau zona merah, tak ada tambahan atau tetap 33 kabupaten/kota sehingga hanya menyisakan lima daerah yang di wilayah setempat tak ada kasus positif Covid-19.

Kelima daerah tersebut yakni Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep. (bisnis24)

Categories
News

Total Pasien Sembuh Corona Meningkat. DKI Paling Signifikan

Jakarta – Pemerintah menyebut saat ini jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari virus Corona meningkat. Peningkatan disebut terjadi di 5 provinsi.

“Kita bersyukur bahwa pasien yang sembuh semakin meningkat pada 5 provinsi,” ujar juru bicara pemerintah untuk penganan COVID-19 Achmad Yurianto, dalam konferensi persnya di BNPB, Rabu (15/4/2020).

Yuri mengatakan, kasus sembuh terbanyak berada di DKI Jakarta, dilanjutkan di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Bali.

Tidak hanya di 5 provinsi, Yuri mengatakan pasien sembuh juga ditemukan di 29 provinsi lain. Sehingga total pasien sembuh saat ini 446 kasus.

“Sementara 29 provinsi lainya juga didapatkan kasus yang sudah sembuh, sehingga total 446 pasien,” tuturnya.

Berikut jumlah pasien sembuh yang meningkat di lima provinsi,:

  1. DKI Jakarta 164 orang sembuh
  2. Jawa Timur 81 orang sembuh
  3. Sulawesi Selatan 42 orang sembuh
  4. Jawa Barat 23 orang sembuh
  5.  Bali 23 orang sembuh

(dwia/dhn)