Categories
Kehamilan Umum

Flu Saat Hamil? Begini Cara Mengatasi Flu Saat Hamil

Ada banyak cara mengatasi flu saat hamil baik dengan menggunakan obat-obatan yang bebas dijual di pasaran atau menggunakan bahan-bahan alami yang bisa dibilang lebih aman. Tidak akan menyenangkan rasanya bila kita terserang flu saat kita hamil. (baca: makanan untuk ibu hamil 4 bulan)

Selama hamil, ada banyak hal yang mesti kita perhatikan termasuk dalam memperhatikan kesehatan agar tidak terkena flu atau penyakit lainnya. Mengapa? ini karena selama hamil kita tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan karena bisa saja memiliki efek yang buruk bagi janin yang kita kandung. Karena alasan itu pula, banyak wanita hamil yang menggunakan pengobatan alami yang dianggap lebih aman, tanpa efek samping, dan sekaligus bisa meredakan gejala flu yang mengganggu. (baca juga: obat batuk buat ibu hamil)

Berikut beberapa cara mengatasi flu saat hamil dengan bahan-bahan alami yang bisa kita coba terapkan.

  1. Echinacea – ini merupakan salah satu ramuan herbal yang secara efektif bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bisa membantu menyingkirkan flu. Selain itu, echinacea akan menjadi pejuang yang ampuh untuk melawan kuman dan infeksi. Kita bisa mendapatkan echinachea dalam bentuk tincture yang dicampur dengan air yang kemudian kita minum 3 kali sehari sampai flu kita menghilang.
  2. Bawang putih, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga – ini adalah sejumlah rempah-rempah dan herbal yang bisa kita masukkan dalam makanan yang kita konsumsi. Semua bahan tersebut mengandung sifat anti kuman yang akan membantu menjernihkan hidung dan membantu menghilangkan congestion. Oya, berbagai rempah dan herbal yang telah disebutkan di atas bisa kita manfaatkan bila kita tidak mengalami morning sickness atau nausea.
  3. Berkumur dengan air hangat – ini adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menenangkan sakit tenggorokan. Campur sedikit garam pada segelas air hangat dan berkumur dengan itu. Kita juga bisa berkumur dengan menggunakan air hangat dengan jus lemon dan 1 sendok makan madu. Ini akan membantu menenangkan tenggorokan selama kita mengalami flu saat hamil.mengatasi flu saat hamil
  4. Menggunakan uap – ini merupakan salah satu cara mengatasi flu saat hamil yang bisa kita lakukan sendiri di rumah. Uap akan membantu mengurangi batuk dan chest congestion secara lebih efektif. Dan untuk meningkatkan efek dari inhalasi, kita bisa mencampur beberapa tetes minyak esensial (minyak teh, kayu putih, atau peppermint). Bila kita tidak memiliki humidifiers, kita bisa menggunakan uap dari air panas dari kamar mandi.
  5. Air asin – bilasan air asin akan membantu membersihkan saluran hidung dan sekaligus menghilangkan virus dan bakteri berbahaya dari hidung. Caranya, kita perlu mencampur 1/4 sendok teh garam, 1/4 sendok teh baking soda, dan 8 ons air hangat. Setelah itu, terapkan ke hidung dengan menggunakan neti pot dan ulangi proses tersebut beberapa kali.
  6. Perbanyak konsumsi beberapa jenis makanan seperti teh, bawang merah, mustard, wortel, sawi, hingga pisang untuk membantu melawan flu tanpa mempengaruhi kesehatan janin. (baca juga: mengobati flu secara alami)
  7. Minum banyak cairan – kita bisa mulai minum banyak cairan seperti air, sup panas, jus buah segar, teh jahe, teh peppermint, dan lainnya untuk membantu menenangkan sakit tenggorokan dan membantu menyingkirkan flu. Pastikan untuk tidak mengkonsumsi minuman yang tinggi gula karena bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Ini akan menjadi salah satu cara mengatasi flu saat hamil yang bisa kita terapkan tanpa adanya proses yang rumit.
  8. Tingkatkan asupan vitamin C dan mineral – ini akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, pastikan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya.
Categories
Umum

Balita Anda Pilek? Jangan Kawatir, Begini Cara Mengobati Pilek pada Balita

Pilek pada balita adalah salah satu hal yang membuat ibu serba salah. Betapa tidak, penyakit ini meski tak tergolong berbahaya, namun sangat mengganggu aktiifitas balita terutama proses pernafasannya. Cairan bening yang keluar dari dua lubang hidung juga membuat penampilan anak kurang menarik. Parahnya, pemberian obat pilek untuk balita tidaklah direkomendasikan oleh para tenaga kesehatan sehingga orang tua harus kreatif dalam mengantisipasi rasa kurang nyaman yang diakibatkan oleh pilek yang dialami anak-anaknya.

Ada beberapa artikel membahas mengenai cara mengobati pilek pada balita yang bisa kita jadikan referensi saat anak kita mengalaminya. Kita bisa memilih beberapa sumber informasi lain terpercaya seperti buku, majalah, atau internet. Akan ada banyak pengetahuan dan informasi penting yang bisa kita dapatkan yang pastinya akan menambah wawasan.

Berikut adalah beberapa cara mengobati pilek pada balita yang cenderung aman untuk diberikan tanpa adanya efek samping yang membahayakan.

  1. Pemberian cairan – pemberian cairan pada balita adalah salah satu perawatan terbaik yang bisa kita lakukan. Bayi berusia 1-3 tahun akan membutuhkan banyak cairan saat mereka mengalami pilek. Bila kita masih menyusui, maka ASI akan membantu memberi perlindungan ekstra terhadap kuman penyebab pilek. Yang terpenting adalah memastikan bahwa balita mengkonsumsi cairan yang cukup sehingga mereka tidak akan terkena dehidrasi. Kita juga bisa memberikan cairan ekstra melalui sup ayam yang juga akan memberi perasaan hangat dan nyaman yang dibutuhkan oleh balita atau air lemon hangat yang dicampur dengan madu. Ini akan menjadi salah satu cara mengobati pilek pada balita yang langsung bisa kita pratekkan saat balita kita menderita pilek.pilek pada balita
  2. Memberikan nasal spray – ini adalah salah satu perawatan yang bisa kita terapkan untuk meringankan kondisi pilek pada anak kita. Seperti kita ketahui, salah satu gejala dari pilek adalah hidung tersumbat dan bagi anak-anak (bahkan orang dewasa) ini adalah fase yang sangat tidak nyaman, terutama saat tidur di malam hari. Untuk itulah kita bisa mencoba menggunakan nasal spray. Namun, pastikan kita telah mendapatkan persetujuan dari dokter anak untuk membeli nasal spray tersebut di apotek. Dengan menggunakan nasal spray, maka balita akan terbantu dalam melonggarkan lendir hidung yang tebal. (baca juga: penyakit mata pada anak)
  3. Melakukan pengisapan dengan menggunakan alat penyedot ingus – ini merupakan salah satu cara lain yang bisa kita lakukan untuk membuat saluran hidung senantiasa bersih. Bila kita bermaksud menggunakan alat ini pada balita kita, maka pastikan melakukannya dengan hati-hati dan perlahan.
  4. Menggunakan humidifier – ini merupakan salah satu cara mengobati pilek pada balita yang bisa kita terapkan. Nyalakan humidifier di kamar balita kita dan pastikan untuk mengarahkan kabut jauh dari tempat tidur. Hal ini kita lakukan agar tempat tidur tidak basah. Jangan lupa pula untuk mengganti air pada humidifier setiap hari sehingga kita tidak menimbulkan jamur yang pastinya tidak kita inginkan. Alternatif lainnya yang bisa kita lakukan adalah dengan mendudukkan balita kita pada kamar mandi yang beruap, Ini merupakan salah satu cara yang akan membantu balita kita dari hidung tersumbat yang tidak nyaman.