Categories
News

Pemimpin Dunia Janji Percepat Obat Sembuh dan Vaksin Covid-19

Jenewa – Para pemimpin dunia berjanji untuk mempercepat pekerjaan untuk pengujian serta penyediaan obat dan vaksin Covid-19 yang akan dibagikan ke seluruh dunia. Namun, Amerika Serikat (AS) tidak ikut bergabung dalam inisiatif percepatan yang diluncurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa bergabung dalam konferensi video untuk meluncurkan inisiatif yang disebut WHO sebagai “kolaborasi penting” untuk memerangi pandemi virus corona (Covid-19).

Tujuannya adalah mempercepat pengembangan obat-obatan yang aman dan efektif, pengujian, dan vaksin untuk pencegahan, serta diagnosa dan perawatan Covid-19. Mereka juga memastikan akses perawatan yang sama untuk kaya dan miskin.

“Kita menghadapi ancaman bersama yang hanya bisa dikalahkan dengan pendekatan bersama,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat membuka pertemuan virtual tersebut, Jumat (24/4/2020).

“Pengalaman telah memperlihatkan sekalipun alat telah tersedia, mereka tidak tersedia secara sama untuk semua. Kita tidak boleh membiarkan hal itu terjadi,” tambah Tedros.

Selama pandemi flu babi H1N1 pada 2009, muncul kritik akibat distribusi vaksin tidak merata sebab negara-negara kaya bisa membeli lebih banyak.

“Kita harus memastikan orang-orang yang membutuhkan mendapatkannya. Pelajaran dari AIDS harus diingat. Terlalu banyak jutaan orang meninggal sebelum obat-obatan anti-retovirus dapat diakses secara luas,” kata kepala dana global untuk melawan AIDS, tuberkulosis, dan malaria, Peter Sands.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, mengatakan tujuan dari upaya janji global pada 4 Mei adalah mengumpulkan 7,5 miliar euro (Rp 126 triliun) untuk meningkatkan pencegahan, diagnostik, dan perawatan.

“Ini hanya langkah pertama, tapi lebih banyak lagi yang dibutuhkan di masa depan,” katanya.

Para pemimpin dari Asia, Timur Tengah, dan Amerika juga bergabung dalam konferensi video WHO itu, namun beberapa negara besar tidak berpartisipasi termasuk Tiongkok, India, dan Rusia. Juru bicara untuk misi AS di Jenewa telah menyatakan AS tidak akan bergabung.

CEO aliansi vaksi, GAVI, Dr. Seth Berkley mengatakan lebih dari 100 vaksin potensial untuk Covid-19 sedang dikembangkan, termasuk enam diantaranya sudah masuk uji klinis.

“Kita harus memastikan terdapat cukup vaksin untuk semua orang. Kami membutuhkan kepemimpinan global untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan para kandidat vaksin,” kata Berkley dalam konferensi pers di Jenewa.

Lebih dari 2,7 juta orang telah terinfeksi Covid-19 di seluruh dunia dan lebih dari 190.000 orang telah meninggal dunia. “Saat diagnostik, perawatan, dan vaksin sudah tersedia, kami punya tanggung jawab untuk mengeluarkannya secara adil dengan pemahaman bahwa seluruh nyawa sama berharganya,” kata Melinda Gates dari Yayasan Gates, yang menjadi donatur terbesar kedua untuk WHO pada 2019. (BS)

Categories
Resep

Resep Obat Segala Penyakit dan Membentuk Tubuh Langsing

Apa obat segala penyakit? Ikuti yang saya alami, baca baik-baik, cermati dan pahami. Karena apa yang saya sampaikan butuh pemahaman yang mendalam.

Tubuh akan kuat jika hati dan pikiran senang

Pagi ini saya pergi ke pasar tradisional Bali. Ini berbeda namun menyenangkan! Sejak saya tinggal di sini, saya telah menjelajahi dan beradaptasi dengan suasana, cuaca yang berbeda. orang yang berbeda, lingkungan dan situasi.

Kemarin, saya pergi ke pasar tradisional untuk membeli daun Katuk, atau mereka menyebutnya daun Kayu Manis di sini.

Saya bertanya kepada wanita itu, “Anda punya daun Kayu Manis?”

Dia berkata, “Bisakah kamu kembali besok? Aku akan memilihnya dulu”.

Bukankah ini unik? Sehingga gaya hidup benar-benar tradisional dan sehat. Dan saya merasa lebih sehat, dan yang paling penting, saya jauh lebih bahagia di sini!

Ini yang ingin saya bagikan dengan Anda. Beberapa teman bertanya kepada saya di Instagram.

“Pindah ke rumah baru itu melelahkan, bukan?”

“Apakah kamu merasa stres?”

Uh huh … Ya, saya lakukan. Alhamdulillah (semua pujian dan syukur kepada Allah). “Cemas?” Iya.

“Marah?” Iya.

“Tapi kamu terlihat baik-baik saja. Kenapa kamu masih terlihat bahagia dan selalu tersenyum?”

Mengelola pikiran sedari awal

Mengetahui cara mengelola pikiran kita menggunakan hipnoterapi. Kemudian, kita akan mengerti bahwa pikiran dan hati kita seperti semangka ini. Biarkan saya pindah ke sini. Semangka yang segar.

Bayangkan ketika petani menanam benih, lalu tumbuh perlahan. Dan ini dia, semangka yang indah. Semangka ini dirawat seperti gelas yang rapuh. Begitulah cara petani memelihara benih.

Bagaimana kita memelihara hati dan pikiran kita? Kita membutuhkan pengetahuan untuk memelihara pikiran dan hati kita. Alhamdulillah, Tuhan memberi kita sensasi kemarahan, kegelisahan, dan kemudian beralih ke kebahagiaan. Emosi seperti roller coaster yang bergerak dan beralih dengan sangat cepat.

Jika kita tidak memiliki pengetahuan untuk mengelola pikiran kita, kita akan merasa mengerikan. emosi berputar-putar dengan cepat; marah, cemas, khawatir. tiba-tiba, kita sudah pada saat terendah kita. bukankah itu mengerikan?

Itu sebabnya saya belajar bagaimana mengelola pikiran saya seperti petani yang mencari ilmu. untuk memelihara buah yang indah ini. Mengapa saya terus memegang ini?

Hati dan pikiran bahagia, seluruh tubuh akan bahagia

Mengetahui bahwa ketika hati dan pikiran Anda bahagia, seluruh tubuh Anda mengikuti. Karena semua yang ada di pikiran saya sedang terjadi, sekarang.

Saya akan berbagi cerita tentang klien saya. seorang klien mendatangi saya. dia memiliki autoimun. Dia kelebihan berat badan dan memakai topeng. Saya berkata, “Bisakah kamu melepaskan topengmu supaya aku bisa melihat kondisimu?”

Saya bukan dokter. Dia datang kepada saya untuk tidak mengobati autoimun. tetapi saya selalu mengatakan bahwa semua penyakit datang dari pikiran dan hati. Saya bukan dokter, ini pengalaman pribadi saya.

Hati dan pikiran bahagia = Tubuh Sehat. Bukan sebaliknya, tubuh yang sehat tidak berarti jiwa yang bahagia dan pikiran yang damai, bukan?

Jadi ketika dia melepas topeng, mulut dan tenggorokannya semua tertutup sariawan. Dia berkata, “Sudah seperti ini selama bertahun-tahun. Saya tidak bisa makan, mengunyah, dan menelan makanan”.

Mungkin sebagian dari Anda memiliki pengalaman yang sama? Lalu saya menyarankan, “Mengapa kamu tidak makan buah-buahan dan sayur-sayuran karena itu adalah obatnya!”

Tetapi dia mengatakan kepada saya, “Saya tidak suka buah dan sayuran”.

Nah, inilah saat Hipnoterapi perlu dilakukan. Pertama, saya melakukan hipnoterapi untuk membuatnya menyukai buah dan sayuran. Lalu kami mencari akar masalahnya. Apa yang ada di benaknya yang membuatnya sakit?

Pakar berkata, jika seseorang terus merasa cemas, cemas dan cemas. Ini dapat menyebabkan fobia. Terus marah, marah, dan marah. setelah beberapa saat, mereka akan memiliki tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. terus mengingat masa lalu, menyimpan dendam terhadap seseorang, dendam, dendam, dendam, kemarahan, terus menyebutkan kenangan buruk. bisa membuat seseorang menderita sakit di pinggang, punggung, dan lututnya.

Aku percaya itu. Karena apa yang ada di pikiran kita terhubung dengan tubuh kita. Jika pikiran bahagia, tubuh juga bahagia. Setelah saya melakukan hipnoterapi padanya,. Saya mengejutkannya. dengan memberinya resep jus yang akan saya bagikan kepada Anda hari ini.

Pikiran dan hati bahkan bisa melangsingkan tubuh

Sekali lagi ingat. apa yang harus diperbaiki dulu? Pikiran dan hati! Banyak orang mengatakan mereka melakukan #DietKenyang, tetapi mereka memulai dengan cara yang salah.

Mereka hanya fokus pada pola makan. “Wow dia langsing! Berat badannya turun dari 150Kg menjadi 59Kg!”

“Bagaimana? Apa yang dia makan?”

“Suplemen apa yang dia konsumsi?” Itu sebaliknya. Resepnya tetap untuk mengelola pikiran dan hati kita menggunakan hipnoterapi.

Baru setelah itu, kami fokus pada makanan. Saya makan makanan nyata. Apa itu MAKANAN NYATA? Semua itu tumbuh di bawah sinar matahari. seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, umbi-umbian. termasuk ikan, ayam, telur, daging sapi.

Namun, itu harus SEGAR. Dan sekarang, sambil membuat jus, saya ingin kita berpikir,. berpikir dalam-dalam. Dan bersyukurlah. sekali lagi, harap diingat itu. Resep diet serta obat maag.

Bukan hanya karena buahnya. Jadi, itu bukan semangka atau anggur Seririt. Tetapi karena teknik pembuatan jus. Resep ini secara khusus menggunakan anggur Seririt. Anda bisa menggunakan segala jenis semangka, tetapi anggurnya haruslah anggur Seririt. ini memiliki khasiat yang berbeda dari varietas anggur lainnya. Setelah menyiapkan buah, kita harus ingat itu.

Obat untuk sariawan dan resep diet bukan hanya karena anggur atau semangka. Tapi bagaimana kita mengekspresikan cinta kita kepada buah. Bagaimana kita berdoa untuk mereka, kemudian memimpin buah-buah untuk berada dalam kondisi pemujaan kepada Tuhan juga.

Kemudian ucapkan terima kasih kami kepada Tuhan, “Syukur kepada Allah untuk semangka yang indah”.

Lalu perlahan potong. Bismillah (atas nama Allah). Potong dengan lembut dan penuh cinta, saat berbicara dengan semangka. “Seseorang sakit, dia memiliki autoimun”.

Sangat cantik, Masya Allah. Ingatlah untuk mengucapkan terima kasih kepada semangka. Mmm … semangka Bali baunya enak!

Sambil mengiris, hanya bicara positif! Jangan berbicara negatif. Sudahkah Anda menonton video tentang pernapasan?

Ambil napas dalam-dalam … Kontrol pernapasan Anda. Benar begitu saja!. Dan ingatlah untuk tersenyum! Sejumlah besar energi dalam senyum kita akan diterima oleh semangka.

Setelah itu,kita mengirisnya seperti ini. Oh benar, saya lupa menyebutkan itu. Jika kita menganggap ketakutan dan kecemasan itu menakutkan, kita akan stres. Tetapi, jika kita menganggapnya sebagai hadiah dari Tuhan, itu akan berbeda.

Categories
Resep

92 Persen Pasien Covid-19 di Cina Sembuh, Ilmuwan Cina Bagikan Resep Obatnya

Saat ini Cina menjadi negara dengan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 tertinggi di dunia.

 

Menurut data Johns Hopkins University, sampai Rabu (1/4/2020) Cina memiliki 82.294 kasus positif, dengan 76.206 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Artinya, tingkat kesembuhan Covid-19 di Cina sudah mencapai sekitar 92 persen.

Angka itu amat jauh melampaui tingkat kesembuhan di negara-negara lain, seperti:

  1. Korea Selatan: 56 persen
  2. Jerman: 22 persen
  3. Spanyol: 20 persen
  4. Italia: 14 persen
  5. Amerika Serikat: 3 persen

Setelah ‘sukses’ melawan wabah Covid-19 di negerinya, kini Cina pun berkomitmen mengerahkan kekuatannya untuk membantu negara lain.

Komitmen itu ditegaskan Letnan Jenderal He Lei, perwakilan Akademi Sains Militer Cina, dalam siaran pers di media milik Partai Komunis Cina Global Times, pekan lalu (28/3/2020).

“Perjuangan Cina melawan pandemi terus berlanjut, (Cina) membantu hampir 100 negara dan organisasi internasional seperti Jepang, Korea Selatan, Italia, dan Uni Eropa dengan peralatan, teknologi, dan ahli-ahli medis yang diperlukan untuk mengontrol pandemi,” kata He Lei.

“Dukungan yang diberikan Cina ini menunjukkan tanggung jawab sebuah negara besar,” tukasnya.

Ilmuwan Cina Bagikan Resep Pengobatan Covid-19

Sejalan dengan komitmen tadi, Cina kini sudah membagikan resep pengobatan mereka kepada dunia lewat konferensi video internasional yang disiarkan China Global Television Network (CGTN), Minggu (29/3/2020).

Dalam konferensi itu, tim ahli medis Cina menjelaskan bahwa mereka menangani pasien Covid-19 dengan memadukan ‘pengobatan Barat’ (western medicine) dan obat tradisional Cina. Siaran lengkapnya bisa dilihat di kanal Youtube CGTN.

Keunggulan obat tradisional Cina juga dijelaskan lebih lanjut oleh Tan Xudong, peneliti dari Akademi Sains Medis Cina di China Daily, Rabu (1/4/2020).

“Meski obat tradisional Cina tidak efisien dalam menonaktifkan virus Korona baru, obat ini meningkatkan imun tubuh manusia dan mengurangi peradangan (akibat Covid-19),” jelas Xudong.

“Efek klinis menunjukkan bahwa obat tradisional Cina efektif untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang, seperti demam, batuk, dan nyeri tubuh.”

“Untuk pasien (Covid-19) parah yang mengalami hipoksia (kekurangan oksigen), obat tradisional Cina juga mampu meredakan gejala-gejalanya, seperti demam, batuk, dan sesak napas,” tukasnya. (kbr)

Categories
Resep

3 Pasien Corona di Sumsel Sembuh, Dokter Gunakan Resep Ini

Palembang – Tiga pasien yang terjangkit virus corona di Sumatera Selatan berhasil sembuh setelah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Ketiga orang tersebut adalah pasien 012, seorang perempuan warga Palembang; pasien 04, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI); dan pasien 08, warga Jakarta.

Mereka kini sudah diperbolehkan pulang dan berkumpul dengan keluarga. Baca juga: Bandung Makin Ramai, Wali Kota Minta Warga Bersiap PSBB Wakil Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSMH Palembang Harun Hudari mengatakan, selama menjalani perawatan, para pasien tersebut diberikan obat antibiotik, antivirus, serta vitamin.

Tiga jenis obat dan vitamin itu digunakan untuk memperkuat daya tahan tubuh pasien. Hasilnya, ketiga pasien pun mampu melewati fase sulit hingga akhirnya dinyatakan sembuh.

“Tiga komposisi obat itu terbukti mampu menghilangkan virus di tubuh pasien dan sekarang sudah dinyatakan negatif,” kata Harun kepada wartawan, Senin (13/4/2020).

Ini Sebabnya Harun mengatakan, proses pemberian obat kepada pasien tak bisa dilakukan secara mandiri. Para pasien harus tetap di bawah pengawasan dokter.

“Dokter akan menyesuaikan takaran obat dengan kondisi pasien,” ujar Harun. Baca juga: PSBB Pekanbaru Disetujui Menkes, Pemkot Langsung Gelar Rapat Untuk pasien yang sembuh, ia mengimbau agar tetap selalu menjaga kondisi imunitas tubuh sehingga tak kembali terjangkit virus corona.

“Mereka bisa kembali terkena jika kondisi imun tubuhnya turun,” kata Harun. (Kompas)

Categories
News

Jika Lolos Uji, J&J Produksi 1 Miliar Vaksin COVID-19 Setahun

Jakarta – Pengembang peralatan medis Amerika Serikat, Johnson & Johnson (J&J), berencana memproduksi antara 600-900 juta dosis vaksin virus corona baru pada akhir kuartal pertama 2021, jika uji coba manusia berjalan sesuai rencana. Bahkan, perusahaan menargetkan membuat 1 miliar dosis atau lebih setiap tahunnya.

Akhir bulan lalu J&J mengatakan akan mulai melakukan pengujian pada manusia dengan vaksin eksperimental untuk virus corona pada September dan akan tersedia untuk otorisasi penggunaan darurat pada awal 2021, demikian dikutip laman CNBC, Selasa, 14 April 2020.

J&J berkomitmen menginvestasikan lebih dari US$ 1 miliar dalam kemitraan dengan Federal Biomedical Advanced Research and Development Authority –bagian dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, untuk mendanai bersama penelitian vaksin.

CEO J&J Alex Gorsky menegaskan kepada investor bahwa pembuat obat di Amerika Serikat akan memberikan vaksin tidak berbasis keuntungan untuk penggunaan darurat.

“Saya dan J&J berkomitmen melakukan bagian kami untuk membuat vaksin COVID-19 tersedia dan terjangkau secara global secepatnya. Perusahaan akan berada di posisi yang baik untuk membantu mendorong perang melawan pandemi,” ujar dia, seperti dikutip laman EHS Today.

Virus corona, yang muncul di Cina lebih dari tiga bulan lalu itu, telah menginfeksi hampir 2 juta orang di seluruh dunia, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University. Sampai saat ini, belum ada terapi yang terbukti untuk mengobati COVID-19 dan vaksin ditargetkan pengembangannya bisa memakan waktu 12-18 bulan.

Uji coba manusia pertama vaksin potensial untuk mencegah COVID-19 dimulai pada 16 Maret lalu oleh perusahaan biotek Moderna. Perusahaan itu bekerja sama dengan National Institutes of Health, lembaga di dalam Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. (tempo)

Categories
News

WHO: Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan, 3 Menjanjikan

News – Perlombaan untuk menemukan obat atau vaksin virus COVID-19 masih berlangsung. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk virus itu.

Menurut WHO, ada sekitar 70 vaksin untuk virus itu yang sedang dikembangkan. Dari puluhan vaksin itu, ada tiga yang dikatakan menunjukkan tanda-tanda yang sangat menjanjikan, tulis Ubergizmo, Senin (13/4).

Vaksin yang pengembangannya paling jauh dalam proses klinis adalah vaksin dari perusahaan CanSino Biology. Vaksin itu dikembangkan oleh the Beijing Institute of Biotechnology. Selain itu, ada vaksin yang dikembangkan oleh Moderna dan Inovio.

Saat ini, karena belum ada obat untuk virus itu, vaksin adalah hal terbaik yang kita miliki untuk mencegah penyebaran virus. Kapan vaksin itu tersedia masih belum diketahui. (timlo)

Categories
News

Berikut Cara Sistem Imun Tubuh Melawan Virus Corona Berdasarkan Hasil Temuan Terakhir

Peneliti Australia mengkaji tentang bagaimana sistem imun tubuh melawan virus corona Covid-19. Penelitian ini baru dipublikasikan di jurnal Nature Medicine pada Selasa (17/3/2020).

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang dapat sembuh dari virus ini. Selain itu, menentukan sel imun mana yang muncul saat melawan virus corona juga dapat membantu pengembangan vaksin.

Secara global, tercatat lebih dari 160.000 kasus virus corona Covid-19 yang telah dikonfirmasi dengan lebih dari 6.000 kematian yang terjadi.

“Penemuan ini penting karena pertama kalinya kami memahami bagaimana sistem imun melawan novel coronavirus ini,” kata salah satu penulis jurnal Prof Katherine Kedzierska.

Penelitian yang dilakukan oleh Peter Doherty Institute for Infection and Immunity Melbourne ini disebut oleh para ahli sebagai sebuah terobosan.

Empat jenis sel imun lawan Covid-19 Melansir BBC, banyak orang yang dilaporkan sembuh dari virus corona Covid-19. Artinya, telah diketahui bahwa sistem imun tertentu dapat dengan sukses melawan virus ini. Namun, untuk pertama kalinya, penelitian mengidentifikasi empat jenis sel imun yang hadir untuk melawan Covid-19.

Sel-sel ini diamati dengan melacak pasien dengan kasus ringan ke moderat dari virus corona tanpa masalah kesehatan lain sebelumnya.

Seorang perempuan berusia 47 tahun dari Wuhan, China, telah dibawa ke rumah sakit di Australia dan sembuh dalam 14 hari.

Prof Kedzierska mengatakan bahwa timnya telah meneliti respons imun secara keseluruhan dari pasien ini terhadap virus. Tiga hari sebelum perempuan ini mulai membaik, sel-sel spesifik terlihat dalam aliran darahnya. Pada pasien influenza, sel-sel yang sama juga muncul sekitar waktu ini sebelum pemulihan.

“Kami sangat senang dengan hasil ini dan fakta bahwa kami dapat benar-benar menangkap kemunculan sel imun pada pasien terinfeksi sebelum kondisi klinis membaik,” tambah Prof Kedzierska.

Respons imun lebih lemah pada kasus berat Mengidentifikasi sel imun yang dapat melawan virus membantu memprediksi “arah” virus.

“Ketika Anda tahu kapan berbagai jenis respons itu dapat terjadi, Anda dapat memperkirakan di mana Anda dalam pemulihan virus,” kata Dekan Ilmu Kesehatan di Swinburne University of Technologi, Prof Bruce Thompson sebagaimana dikutip BBC.
Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan bahwa temuan ini juga dapat membantu mempercepat pengembangan vaksin dan potensi perawatan tertentu bagi pasien yang terinfeksi Covid-19.

Sementara, Prof Kedzierska mengatakan, langkah selanjutnya bagi para ilmuwan adalah menentukan mengapa respons imun lebih lemah pada kasus-kasus yang parah.

“Ini benar-benar menjadi kunci saat ini untuk memahami apa yang kurang atau berbeda pada pasien yang meninggal atau memiliki penyakit lebih parah. Jadi, kita bisa memahami bagaimana melindungi mereka,” jelas Prof Kedzierska. (Kompas)

Categories
News

Jangan Stres Apalagi Masa Pandemi Corona. Stres Bisa Sebabkan Demam, Kok Bisa?

News – Saat dilanda stres, Anda umumnya merasakan jantung berdebar kencang, pernapasan makin cepat, tekanan darah naik, dan telapak tangan berkeringat.

Melansir Nature, respons saat stres tersebut secara alami diciptakan untuk memberikan kode pada tubuh, ada bahaya yang akan terjadi. Selain beberapa gejala di atas, seseorang juga bisa mengalami demam. Demam saat stres disebut demam psikogenik.

Bagaimana stres bisa memicu demam? Melansir Better Help, demam kerap dianggap sesuatu yang negatif. Begitu suhu tubuh melonjak, banyak orang buru-buru mencari obat penurun demam.

Padahal demam adalah cara alami tubuh menangkal penyakit. Demam merupakan bentuk mekanisme sistem daya tahan tubuh saat menghadapi ancaman seperti saat terjadi stres atau serangan bakteri atau virus.

Sayangnya, tubuh dan otak kerap tidak mengenali perbedaan penyebabnya. Apapun biang demam, reaksi tubuh bisa sama. Saat stres, otak akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Kondisi tersebut memicu keluarnya keringat, pusing, jantung berdebar-debar, sampai stres.

Beda demam saat stres dan infeksi penyakit Kendati sama-sama menyebabkan kenaikan suhu tubuh di atas normal, demam saat stres dan tubuh terinfeksi bakteri atau virus gejalanya berbeda.

Demam karena stres atau demam psikogenik biasanya ditandai dengan gejala demam tinggi yang terjadi secara tiba-tiba. Demam jenis ini tidak gampang turun kendari sudah diberi obat penurun demam yang dijual secara bebas di pasaran. Sementara pada demam biasa, umumnya suhu tubuh dapat kembali normal begitu sudah diberi obat penurun panas.

Perlukah mengobati demam karena stres? Demam karena stres bisa hilang dengan sendirinya, beberapa saat setelah stres mereda.

Cara terbaik untuk mengatasi demam psikogenik bukanlah dengan obat. Melainkan mengatasi sumber stres atau kecemasan. Misalkan saat anak-anak mengalami demam ketika musim ujian.

Solusinya, coba bangun lingkungan belajar di rumah yang santai dan tenang. Jika orang dewasa yang mengalami demam karena stres, coba redakan dengan meditasi atau mencari bantuan tenaga profesional kesehatan mental. (Kompas)

Categories
News

Betulkah 3 Jenis Buah Ini Dianggap Bisa Mencegah Virus Corona? Ini Penjelasan WHO

News – Di tengah pandemi Covid-19, banyak informasi bermunculan di tengah-tengah masyarakat mengenai cara melindungi diri dari serangan virus corona.

Salah satu informasi yang sempat beseliweran, yakni terkait beberapa jenis buah yang dianggap baik dikonsumsi untuk mencegah atau bahkan menyembuhkan Covid-19.

Berbagai pihak pun mencoba menanggapi hingga mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut, tidak terkecuali Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam laman resminya, WHO sedikitnya mengonfirmasi kabar 3 jenis buah yang sempat dianggap oleh masyarakat dapat melidungi diri dari Covid-19.

Berikut pertanyaan dan faktanya:

1. Mangga

Pertanyaan: Apakah makan mangga bisa menyembuhkan Covid-19 karena asam di dalam buah membunuh virus corona?

Fakta: Tidak demikian. Tidak ada bukti spesifik yang menjelaskan bahwa mangga dapat membunuh virus corona baru. Namun, WHO merekomendasikan bagi siapa saja untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayur-ayuran yang cukup sebagai bagian diet atau pola makan yang sehat.

2. Lemon

Pertanyaan: Apakah lemon atau kunyit dapat mencegah Covid-19?

Fakta: Tidak ada bukti spesiifik yang menjelaskan bahwa lemon atau kunyit dapat mencegah Covid-19.

Namun, pada umumnya, WHO kembali menegaskan, konsumsi cukupbuah-buahan dan sayuran-sayuran adalah sesuatu yang baik termasuk bagian dari pola makan yang sehat.

3. Durian

Pertanyaan: Apakah makan durian bisa melindungi dari Covid-19?

Fakta: Tidak demikian. Tidak ada bukti spesifik juga yang menyarankan bahwa durian dapat melindungi diri dari infeksi virus corona.

Namun, WHO tetap merekomendasikan bagi siapa saja untuk mengonsumsi cukup buah-buahan dan sayur-mayur sebagai bagian dari diet yang sehat. WHO menyatakan hingga kini belum ada obat maupun makanan tertentu yang terbukti dapat mencegah atau mengatasi virus corona baru.

Bagi masyarakat yang terinfeksi virus ini akan diberikan perawatan yang sesuai untuk mengatasi gejalanya. Sementara bagi mereka yang menderita sakit parah karena virus corona baru harus mendapat perawatan optial.

Beberapa pengobatan tertentu masih dalam tahap pengembanan dan akan dilakukan percobaan klinis. WHO bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mempercepat proses riset dan pengembangan. (Kompas)

Categories
News

Mengenal Obat Carrimycin yang Digunakan China untuk Covid-19

China – Obat Carrimycin menambah daftar panjang obat-obatan yang digunakan untuk pengobatan infeksi virus Corona (Covid-19). Setelah Remdesivir, Chloroquine, serta Lopinavir dan Ritonavir, China menggunakan obat Carrimycin untuk mengatasi Covid-19.

Carrimycin merupakan obat yang baru disetujui oleh badan pengawas produk medis China pada Juni 2019 lalu. Obat ini dikembangkan oleh tim yang dikepalai Profesor Yiguang Wang dari Institute of Medicinal Biotechnology bersama Shenyang Tonglian Group Co. Ltd. China memegang hak kekayaan intelektual obat ini.

Carrimycin dibuat untuk mengobati infeksi saluran pernapasan atas. Obat ini memiliki sifat antibakteri yang kuat. Para ahli di China lantas mencoba menggunakan obat ini untuk pasien positif virus corona.

Rumah Sakit Youan di Beijing telah memulai penelitian terkait penggunaan Carrimycin. Studi fase 4 sudah dipublikasikan di Clinicaltrials.gov pada 27 Februari lalu.

Peneliti melihat kemanjuran dan keamanan Carrimycin untuk Covid-19 dengan menguji efektivitasnya pada 520 pasien yang tersebar di sejumlah rumah sakit di China. Pasien ini berada pada rentang usia 18-70 tahun dengan gejala ringan, sedang, dan berat

Peneliti akan melihat penurunan gejala berupa demam, radang paru, dan keberadaan virus di tubuh.

Profesor Yiguang Wang yang mengembangkan obat ini dipercaya menjadi pemimpin penelitian ini. Pemerintah China ikut membiayai penelitian ini.

Hingga saat ini, peneliti masih menganalisis efektivitas obat Carrimycin untuk Covid-19. Hasil penelitian diperkirakan keluar dalam beberapa pekan ke depan. (ptj/NMA)