Tag Archives: Obat Dokter

Cara Menyembuhkan Penyakit Bisul ala Dokter dan Secara Alami

Penyakit Bisul adalah penyakit yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus. Sebenanrnya bakteri ini juga terdapat pada kulit hidung manusia, namun tidak berbahaya. Bakteri ini berbahaya dan menjadi penyebab penyakit bisul jika keberadaannya memicu inflamasi pada lubang tempat rambut tumbuh. Bakteri ini masuk bisa melalui goresan, sedikit luka atau dikarenakan gigitan serangga.

Penyakit bisul ditandai dengan benjolan kecil yang terasa ngilu, hangat, semakin lama kian membesar, memerah dan membengkak, dan berisi nanah. Pada bagian puncak terdapat bagian putih yang biasa disebut sumbu bisul.

Secara umum penyakit bisul bukan termasuk penyakit berbahaya. Meski bakteri yang menjadi penyebabnya menimbulkan benjolan merah, sakit dan bernanah. Penyakit bisul dikategorikan berbahaya, jika menyebar ke bagian lain tubuh. Seperti lapisan kulit yang lebih dalam atau ke tulang. Kondisi penyakit bisul seperti ini harus segera ditangani secara intensif sebelum menginfeksi bagian organ tubuh lainnya.

(baca: bisul kecil atau bintitan dan cara menyembuhkannya)

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, penyakit bisul menyerang bagian tempat tumbuh rambut. Makanya, kebanyakan penyakit bisul sering muncul pada bagian wajah, leher, ketiak, bahu, bokong, serta paha. Apalagi jika bagian tersebut terkena gesekan dan biang keringat. Umumnya, penyakit bisul menyerang remaja laki-laki.

Cara menyembuhkan penyakit bisul

Penyakit bisul yang berbahaya biasanya ditandai dengan keberadaannya yang berulang, berganti tempat. Sembuh satu, muncul bisul yang lain. Apalagi jika menyebabkan demam tinggi. Bisul seperti itu sebaiknya ditangan dokter, untuk mengetahui kemungkinan efek lain dari penyakit bisul yang diderita.

Secara medis, pengobatan penyakit bisul dilakukan dengan mengompres bagian yang sakit dengan air hangat. Hal ini dilakukan untuk mendorong gumpalan nanah naik ke atas. Bisul kemudian dipecahkan dan dipersihkan dengan kain kasa basah karena air alkohol dan sabun anti-bakteri. Bisul lalu diperban, dan diganti (perbannya) minimal tiga kali sehari untuk menghindari infeksi pada daerah kulit sekitar.

Untuk obat yang diminum, dokter kemungkinan akan memberi obat pereda rasa nyeri dan mengurangi demam seperti paracetamol dan ibuprofen. Sedangkan obat oles, umumnya dokter akan memberikan antibiotik.

(baca: manfaat berkeringat bagi tubuh)

Bisul pada wajahCara menyembuhkan penyakit bisul secara alami

Kebanyakan orang lebih memilih menyembuhkan penyakit bisul dengan pengobatan alami. Hal ini tidak jadi masalah, mengingat penyakit bisul tidak masuk kategori penyakit berbahaya. Ada beragam pengobatan penyakit bisul secara alami, diantaranya:

Pertama, ambil mentimun muda, bersihkan dan parut sampai halus. Kemudian campurkan halusan mentimun tadi dengan biji pala muda sehingga menjadi seperti adonan. Adonan itu lalu dibungkus dengan daun pisang muda, lalu dimasak. Nah, balurkan hasil masakan mentimun muda, biji pala berbungkus daun pisang tadi ke bagian bisul yang sakit. Ramuan ini akan mempercepat bisul pecah dan kering.

Kedua, siapkan beberapa bawang putih lalu tumbuk sampai halus dan hasil tumbukan tersebut dibalurkan pada bagian bisul. Jika bisul sudah pecah, cara ini akan membuat rasa sakit dan pedas, tapi mujarab membuat bisul cepat kering.

Ketiga, tumbuk daun cabe sehalus mungkin, dan campurkan hasil tumbukan tadi dengan minyak kelapa. Hasilnya bisa langsung dibalurkan ke bagian bisul. Ganti dengan ramuan baru jika ramuan lama sudah kering

Keempat, ambil dua atau lebih daun bayam yang masih segar dan cuci sampai bersih, tumbuklah daun bayam dengan ditambah sedikit garam lalu tempelkan pada bagian tubuh yang terkena bisul tapi jangan sampai menutupi mata bisul. Daun bayam dan garam akan memberikan efek dingin pada bisul yang berasa panas dan berdenyut-denyut, lakukan ini beberapa kali sehari sampai bisul anda sembuh.

Cara Menyembuhkan Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

Saat pembuluh darah bersih mengalami peningkatan tekanan yang tidak semestinya, maka orang yang mengalami hal tersebut divonis menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sampai hari ini gejala akibat tekanan darah tinggi berbeda beda tiap kasus. Hampir bisa dipastikan untuk menentukan seorang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah dengan jalan mengukur tekanan darah.

Perempuan lebih berpotensi terkena tekanan darah tinggi dibanding laki laki. Hipertensi menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Selain karena faktor mudahnya seseorang terkena hipertensi, faktor lain adalah kurangnya kesadaran untuk memeriksa tekanan darah oleh dokter.

(baca: cara sederhana mengobati hipertensi)

Semua orang berpotensi terkena tekanan darah tinggi atau hipertensi, namun ada beberapa faktor yang membuka peluang lebih besar tekanan darah meningkat. Seperti; usia di atas 65 tahun, terlalu sering mengonsumsi garam secara berlebihan, obesitas, memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalamai hipertensi, suka mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, dan suka minum minuman keras.

Bahaya utama dari tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah serangan jantung. Serangan jantung yang diakibatkan kelebihan tekanan darah terjadi akibat tekanan darah ke dinding arteri yang sangat besar. Selain serangan jantung, tekanan darah tinggi atau hipertensi juga bisa menyebabkan stroke dan gagal ginjal.

(baca juga: cara mengobati asam urat)

Ukuran tekanan darah tercatat dalam tekanan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan darah saat jantung berdetak memompa darah keluar. Sedangkan tekanan diastolik merupakan tekanan darah saat jantung tidak berkontraksi (fase relaksasi) . Saat ini darah yang baru saja dipompa keluar jantung (tekanan sistolik), berada di pembuluh arteri dan tekanan diastolik juga menunjukkan kekuatan dinding arteri menahan laju aliran darah.

tekanan-darah-tinggi-hipertensiSaat tekanan darah menunjukan 130 per 90 atau 130/90 mmHG, berarti tekanan sistolik 130 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Angka normal tekanan darah adalah yang berada di bawah 120/80 mmHG, lebih dari itu sudah masuk pada gejala tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Cara mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi

Saat penderita divonis mengalami hipertensi yang bisa menyebabkan serangan jantung, stroke dan gagal ginjal seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, maka dokter akan memberikan penanganan intensif. Mengukur tekanan darah, dan memberikan obat penurun tekanan darah.

Jika tekanan darah tinggi yang diderita belum masuk kategori berbahaya, biasa dokter menyarankan perubahan pada gaya hidup yang termasuk bagian pengobatan yang cukup ampuh. Perubahan pola hidup dalam bentuk; mengonsumsi makanan sehat, mengurangi konsumsi garam dan kafein, berhenti merokok, rajin berolahraga dengan teratur, menurunkan obesitas, dan mengurangi minuman keras.

Cara mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi secara alami

Sumber gambar: www.belanjaalkes.com

Sumber gambar: www.belanjaalkes.com

Selain mudah dan direkomendasikan, cara mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi secara alami tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Untuk pengobatan dengan merubah gaya hidup, sudah disebutkan sebelumnya. Sedangkan untuk pengobatan alami, dapat dilakukan dengan cara:

(baca juga: makanan yang harus adadi kulkas)

Petama, ambil daun seledri, bersihkan, dan masak dengan air secukupnya. Setelah mendidih, saring air hasil rebusan daun seledri tadi, dan minum tiga kali sehari, sampai tekanan darah normal kembali.

Kedua, ambil bawang putih secukupnya lalu tumbuk halus. Rebus air putih secukupnya, setelah itu masukan tumbukan halus bawang putih tadi, aduk lalu saring. Nah, air hasil saringan tadi dikonsumsi dua kali sehari.

Ketiga, daun belimbing. Caranya ambil daun belimbing secukupnya. Rebus dengan air putih sampai mendidih. Minum hasil rebusan tadi dua kali sehari.

Tiga cara menyembuhkan tekanan darah tinggi atau hipertensi secara alami tadi, sudah dibuktikan beberapa orang. Silahkan coba salah satu diantaranya. Hindari obat kimia untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, namun terlebih dulu untuk mengubah pola hidup sehat. Obat kimia bisa menjadi penyebab munculnya penyakit lain seperti ginjal, dan kerusakan hati.

Implikasi Batu Empedu, Gejala, Penyebab, dan Cara Menyembuhkan secara Alami dan Ala Dokter

Untuk membantu proses pencernaan lemak, di dalam kantong empedu terdapat cairan. Cairan yang terdapat dalam kantong empedu itu bisa mengeras. Dan jika mengeras, disebutlah sebagai batu empedu. Apakah batu empedu ini baik bagi kesehatan? Jawabannya relatif, bisa ya bisa juga tidak. Masing-masing orang memiliki batu empedu dengan variasi ukuran berbeda. Ada yang seperti pasir sampai sebesar bola pingpong, jumlahnya juga berbeda.

Batu empedu mengganggu kesehatan jika menjadi penyebab komplikasi terhadap bagian tubuh yang lain, seperti jika batu empedu itu mengganggu kantong empedu. Gejalanya dapat dirasakan seperti; demam tinggi, sakit kuning, dan rasa sakit pada bagian empedu yang konstan.

(Baca juga: cara mengobati usus buntu)

Selain itu, batu empedu juga bisa menjadi penghambat saluran pankreas. Dampak peradangan pada pankreas, tak lain adalah sakit perut bertambah seiring berjalan waktu dan akan semakin parah.

Batu empedu yang menyebabkan penyakit, rentan menyerang orang usia 40 tahun ke atas, wanita beresiko terserang batu empedu dua kali lebih besar dibanding pria terutama wanita yang pernah melahirkan, serta faktor obesitas atau kelebihan berat badan.

Penyebab Terbentuknya Batu Empedu

Batu empedu diduga terbentuk akibat pengerasan kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu. Seperti yang saya kutip dari alodokter.com, hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara kolestrol dan senyawa kimia dalam cairan tersebut.

Batu empedu umumnya tidak menyebabkan sakit, jadi tidak membutuhkan penanganan khusus. Tetapi jika batu ini menyumbat saluran kantong empedu, penderita akan mengalami gejala sakit pada bagian kanan perut yang datang secara tiba-tiba atau istilah medisnya kolik bilier.

Cara Menyebuhkan Batu Empedu ala Dokter

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hadirnya batu empedu pada dasarnya bukanlah penyakit, kecuali berimplikasi pada hal yang sudah disebutkan sebelumnya. Jika gejala implikasi sudah Anda rasakan, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Biasanya, dokter yang sudah mendiagnosa apa yang dirasakan penderita dan positif penyakit akibat batu empedu, maka langkah yang paling familiar dilakukan adalah operasi laparoskopik pengangkatan kantong empedu. Batu empedu diangkat, tidak akan mengganggu bagian tubuh lainnya secara substansial, meski batu empedu itu penting.

Gambar anatomi batu empedu

Gambar anatomi batu empedu

(baca juga: cara menyembuhkan sakit maag)

Cara Menyembuhkan Batu Empedu Secara Alami

Cara menyembuhkan batu empedu yang berimplikasi pada penyakit lain secara alami, adalah dengan rutin mengonsumsi buah apel. Baik berupa jus, atau dimakan secara langsung. Apel yang kaya akan Vitamin A, Vitamin C, Vitamin B6, hingga Kalsium dan Zat besi, sangat cocok untuk kesehatan batu empedu.

Cara menyembuhkan batu empedu secara alami yang kedua adalah dengan rutin mengonsumsi minyak zaitun saat perut kosong, baik pada malam hari sebelum tidur atau saat bangun pagi. Minyak zaitun sangat tepat untuk melumas batu empedu, sehingga batu empedu akan mudah keluar dengan sendirinya.

Penting untuk diperhatikan, bagi penderita batu empedu pada masa penyembuhan, sebaiknya menghindari makanan berlemak, terutama lemak jenuh.

Penyakit Radang Usus, Gejala, Penyebab, Cara Menyembuhkan ala Dokter dan Secara Alami

Penyakit yang paling berbahaya dan kerap muncul terkait sistem pencernaan adalah penyakit radang usus. Sesuai dengan namanya, penyakit radang usus adalah peradangan yang terjadi pada sistem pencernaan dalam hal ini adalah usus. Sebenarnya, jika sistem kekebalan tubuh dalam kondisi normal mampu menjaga kestabilan usus. Namun jika sistem itu sudah tidak mampu lagi, disitulah kerap terjadi sistem pencernaan yang tidak sehat dan menyebabkan penyakit radang usus.

(baca juga: cara menyembuhkan penyalit usus buntu)

Penyakit radang usus, terbagi menjadi dua bagian besar. Pertama, penyakit radang usus yang terbatas pada usus besar. Ini biasanya disbut dengan ulseratif. Kedua, adalah peradangan pada semua sistem pencernaan dari mulut hingga anus, yang biasa diistilahkan dengan Crhon.

Penyakit radang usus tidak hanya menimbulkan bahaya dari penyakit itu sendiri, tapi juga bisa berimplikasi dan memiliki komplikasi terhadap yang lain, seperti komplikasi dari penyakit radang usus Chorn; munculnya tukak pada sistem pencernaan, terbentuknya lubang pada salah satu sistem pencernaan atau fistula, menjadi sebab menebalnya dinding usus sehingga makanan tidak bisa dicerna karena saluran yang menjadi sempit, kanker colon, serta luka robek pada diding anus.

(baca: cara menyembuhkan penyakit wasir)

Sedangkan komplikasi yang mungkin terjadi pada penyakit radang usus ulseratif adalah: muncul lubang pada usus besar, pendarahan dalam, dehidrasi, munculnya radang pada kulit, mata dan persendian, risiko terkena kanker kolon yang besar, serta risiko penggumpalan darah meningkat.

Gejala Penyakit Radang Usus

Kesulitan penderita mendefinisikan penyakit radang usus yang menimpa, dikarenakan gejalanya yang berlangsung pada jangka waktu yang panjang. Penderita tidak bisa langsung mengklaim bahwa yang menimpanya adalah penyakit radang usus, karena gejala itu muncul menghilang. Terkadang dirasakan lalu hilang seperti normal sediakala.

Selain itu, gejala penyakit radang usus yang muncul pada tiap penderita bisa berbeda. Ditambah lagi, jangka waktunya yang lama. Gejala juga dirasakan bisa parah dan bisa juga dianggap biasa saja. Namun penting untuk diketahui beberapa gejala penyakit radang usus secara umum, yaitu:

  1. Penderita sering merasakan nyeri atau sakit pada bagian perut
  2. Terjadinya penurunan berat badan secara tiba tiba
  3. Nafsu makan berkurang
  4. Terjadi diare bercampur darah dan bersifat musiman
  5. Penderita akan merasa cepat lelah

    Gamabr ringkas peradangan pada usus

    Gamabr ringkas peradangan pada usus

Penyebab Penyakit Radang Usus

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa penyakit radang usus umumnya karena sistem kekebalan tubuh yang merusak pertahanan pada sistem pencernaan. Dengan demikian, faktor makanan dan pola makan menjadi penyebab utama penyakit radang usus ini.

Ilmu kedokteran belum menemukan penyebab pasti dari penyakit ini. Hanya saja, faktor yang terkait kekebalan tubuh yang mengganggu berasal dari beberapa hal. Pola makan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, stress, rokok (perokok), dan pengaruh konsumsi obat obatan.

Mual dan Muntah, Penyebab, dan Cara Mengobati Mual dan Muntah

Mual didefinisikan sebagai perasaan tidak nyaman pada bagian perut, dan perasaan ini muncul biasanya sebelum muntah. Mual dan muntah kerap muncul hampir bersamaan. Namun, tak usah kawatir, mual dan muntah bukanlah penyakit yang dianggap sangat berbahaya.

Mual dan muntah tidak dikategorikan sebagai penyakit, tapi lebih kepada gejala penyakit saja. Maksudnya, ada penyakit yang gejalanya mual dan muntah. Banyak yang beranggapan mual dan muntah bahkan sesuatu yang menguntungkan karena merupakan bagian dari proses pembuangan sesuatu yang tidak cocok pada pencernaan.

Meski mual dan muntah tergolong gejala medis, namun ada muntah yang sangat berbahaya dan masuk dalam kondisi darurat, yaitu;

  1. Jika terdapat darah dalam cairan yang dimuntahkan. Baik berwarna merah ataupun berwarna abu abu seperti kopi.
  2. Jika cairan yang dimuntahkan berwarna hijau. Warna hijau itu adalah cairan empedu. Jika cairan empedu keluar, dianggap memasuki tahab berbahaya
  3. Jika muntah berbarengan dengan sakit kepala dan tengkuk menjadi tegang
  4. Jika mual dan muntah yang berbarengan dengan sakit pada bagian dada
  5. Jika mual dan muntah bersamaan dengan sakit perut yang amat parah
  6. Jika saat muntah bersamaat dengan denyut jantung yang cepat. Ini adalah tanda penyakit jantung
  7. Jika saat mual dan muntah, penderita kehilangan kesadaran dan seperti orang linglung
  8. Jika mual dan muntah berulang kali selama sehari penuh. Ini bisa menyebabkan dehidrasi

Penyebab Terjadinya Mual dan Muntah

Berbicara tentang penyebab terjadinya mual dan muntah secara umum, itu tidak lepas dari bakteri dalam perut. Bakteri itu disebut gastroenteritis. Meski demikian ada pula mual dan muntah, bukan karena sebab bakteri gastroenteritis, misalnya mual dan muntah pada ibu hamil.mual

(baca: makanan ibu hamil 4 bulan)

Selain itu, penyebab mual dan muntah bisa juga berasal dari obat obatan yang tidak cocok dengan sistem pencernaan seseorang. Sehingga pencernaan terganggu dan mengakibatkan mual dan muntah.

Masih banyak penyebab mual dan muntah yang bersifat khusus, di antaranya; keracunan makanan, peradangan pada usus buntu (baca: cara mengobati penyakit usus buntu secara alami), mabuk perjalanan, over makanan, berlebihan dalam mengonsumsi minuman keras, reaksi negatif terhadap aroma yang tidak disukai, benturan pada kepala yang mengakibatkan geger otak, serangan jantung mendadak, dan penyakit asam lambung.

Khusus pada anak anak, penyebab terjadinya mual dan muntah, biasanya karena keracunan makanan, infeksi bakteri dan virus tertentu, mabuk saat dalam perjalanan, batuk yang disertai dahak, serta sistem pencernaan yang tidak normal.

Ada satu mual dan muntah yang terjadi pada anak yang tergolong berbahaya, yakni saat anak menderita penyakit diare (baca: cara menyembuhkan penyakit diare). Anak yang menderita penyakit diare parah, berpotensi mengalami dehidrasi tinggi sehingga menyebabkan mual dan muntah.

Penyakit Usus Buntu, Gejala, Penyebab, dan Cara Menyembuhkan Penyakit Usus Buntu Secara Alami dan Kedokteran

Penyakit usus buntu adalah istilah yang dilekatkan pada kondisi pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada usus buntu. Dalam ilmu biologi, usus buntu diistilahkan dengan apendisitis, yaitu organ tubuh yang berukuran 5-10 cm. Bentuknya seperti tabung kecil dan tipis. Usus buntu berfungsi sebagai penghubung ke usus besar. Usus besar sendiri adalah bagian tubuh yang memeroses tinja dari makanan yang masuk. Artinya, jika usus buntu bermasalah, maka akan mempengaruhi proses tinja keluar dari dalam tubuh.

Umumnya, penyakit usus buntu menyerang anak muda usia 10-20 tahun. Akan tetapi penyakit ini tidak boleh disepelekan, karena bisa juga menyerang semua umur. Jika suatu hari ada keanehan pada perut, misalnya saja perut sakit, buang air besar tidak normal atau tidak terjadi selama satu hari, maka segera periksakan ke dokter. Dikawatirkan hal itu adalah penyakit usus buntu.

Gejala Penyakit Usus Buntu

Ada beberapa tanda seseorang terkena penyakit usus buntu. Tanda ini sifatnya umum, maksudnya ada juga orang tertentu menderita penyakit usus buntu tanpa merasakan gejala ini. Jika sakit pada perut bagian tengah, menusuk dan datang silih berganti, kemudian sakit itu berpindah ke bagian usus buntu, yaitu perut kanan bawah, rasa sakit kian bertambah seiring berjalannya waktu, maka ada kemungkinan itu adalah gejala penyakit usus buntu.

(baca: Penyebab, dan Cara Mengobati E Coli)

Intensitas rasa sakit akan terasa bertambah jika ada aktifitas yang melibatkan pergerakan pada perut. Misalnya penderita terbatuk, terantuk, berjalan, rasa sakit akan lebih terasa. Selain itu, ada pula gejala lain yang mengiringi gejala umum tadi, seperti:

  1. Penderita akan kehilangan nafsu makan.
  2. Terjadi pembengkakan pada perut
  3. Penderita tidak bisa buang gas (kentut)
  4. Penderita merasa mual dan muntah
  5. Suhu badan panas dan demam, dan;
  6. Penderita mengalami kram perut.

Gejala-gejala yang identik dengan penyakit usus buntu biasanya hanya ditemukan pada sebagian penderita dan cenderung mirip dengan penyakit lain sehingga sulit didiagnosis. Selain itu, letak usus buntu pada tiap orang yang bisa berbeda-beda juga dapat mempersulit proses diagnosis. Ada yang terletak di bagian lain, misalnya pada panggul di belakang usus besar atau di belakang hati.

Gambar letak usus buntu

Gambar letak usus buntu

Penyebab Penyakit Usus Buntu

Apa penyebab penyakit usus buntu? Mengetahui penyebab, akan memudahkan kita untuk menghindari penyakit ini. Dalam ilmu kedokteran, penyakit usus buntu disebut disebabkan tersumbatnya tinja yang berupa kelenjar getah bening yang membengka di dinding usus pada pintu masuk ke usus buntu.

Karena penyebab utama penyakit usus buntu adalah tersumbatnya pintu masuk ke usus buntu, maka penyebab utamanya didominasi oleh makanan yang sulit larut dan hancur dalam tubuh, seperti biji cabai, biji terong, biji jambu. Olehnya itu, berhati hatilah makan makanan yang mengandung biji bijian yang susah dicerna oleh usus.

(baca juga: cara menyembuhkan sakit maag)

Escherichia Coli atau E Coli, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati E Coli

Escherichia Coli atau E Coli adalah salah satu dari berbagai jenis bakteri yang ada dalam tubuh manusia. Pada dasarnya bakteri Escherichia Coli atau E Coli adalah bakteri yang tidak berbahaya secara umum, hanya saja ada beberapa di antaranya bisa menjadi penyebab keracunan makanan karena bakteri ini. Salah satunya adalah Escherichia Coli atau E Coli 0157, bakteri ini bisa menjadi sebab penyakit diare bercampur darah, dan muntah-muntah.

Penyakkit yang disebabkan bakteri Escherichia Coli atau E Coli umumnya berasal dari makanan yang kirang sehat. Misalnya sayuran yang dimasak tidak maksimal, kurang matang. Demikian pula daging yang masih mentah. Sedikit saja dari makanan yang kurang matang bisa menyebabkan penyakit bakteri Escherichia Coli atau E Coli. Intinya, bakteri Escherichia Coli atau E Coli bisa dicegah dengan membiasakan makanan sehat yang memenuhi standar.

Orang berusia muda dan sudah tua berpotensi menderita infeksi Escherichia Coli atau E Coli, apalagi jika sistem kekebalan tubuh manusia sangat lemah, misalnya masih pada masa penyembuhan, menderita penyakit lain. Selain itu, infeksi Escherichia Coli atau E Coli, akan mudah terjadi pada penderita yang kadar asam dalam perutnya turun. Karena asam lambung memiliki fungsi pertahanan dari serangan infeksi Escherichia Coli atau E Coli.

(baca juga: penyakit maag dan cara menyembuhkannya)

Gejala Infeksi Escherichia Coli atau E Coli

Bahaya dari infeksi Escherichia Coli atau E Coli, adalah gejalanya yang baru bisa diketahui setelah 4 hari penderita terkena bakteri ini. Dan rasa sakitnya akan terasa setelah seminggu stelahnya. Adapun gejala-gejala infeksi Escherichia Coli atau E Coli sebagai berikut:

  1. Penderita merasa perutnya kram
  2. Penderita mengalami diare yang tidak berdarah
  3. Penderita kehilangan nafsu makan
  4. Penderita merasa mual dan muntah
  5. Demam dan panas tinggi
  6. Penderita merasa lelah

Apabila Anda, anak atau orang sekitar anda mengalami gejala seperti yang disebutkan tadi, kemungkinan itu adalah gejala infeksi Escherichia Coli atau E Coli. Gejala yang sudah disebutkan umumnya terjadi sampai satu minggu. Artinya, jika penderita gejala tadi sudah berlangsung satu minggu, kemungkinan itu adalah gejala infeksi Escherichia Coli atau E Coli. Segeralah bawa ke dokter untuk diagnosa lebih mendalam. Karena komplikasi paling serius dan bisa membahayakan nyawa dari infeksi Escherichia Coli atau E Coli adalah sel darah merah rusak karenanya dan berakibat pada gagal ginjal.

Penyebab Infeksi Bakteri Escherichia Coli atau E Coli

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, umumnya penyebab infeksi bakteri Escherichia Coli atau E Coli, adalah makanan yang kurang matang, misalnya dari sayudan dan daging. Untuk lebih detil, perhatikan penyebab infeksi bakteri Escherichia Coli atau E Coli berikut ini:

bakteri e coliPertama, melalui makanan yang belum matang. Bisa juga dari makanan yang sudah terkontaminasi dengan bakteri Escherichia Coli atau E Coli. Misalnya, penderita sudah mengonsumsi daging yang tercemar bakteri E. Coli.

Kedua, melalui air yang tercemar. Misalnya, kotoran yang masuk ke dalam air, dan air itu digunakan. Kotoran yang sudah mencemari air tadi, salah satunya adalah bakteri Escherichia Coli atau E Coli. Kolam renang adalah tempat air yang paling sering menjadi media penyebab infeksi bakteri Escherichia Coli atau E Coli.

Ketiga, kontak langsung dari orang ke orang. Orang dewasa maupun anak-anak yang lupa mencuci tangan setelah buang air besar bisa menularkan bakteri ini ketika orang tersebut menyentuh orang lain atau makanan.

Keempat, kontaminasi dengan binatang. Berhati hatilah terhadap binatang, apalagi yang tidak dijamin kebersihannya, karena risiko terkena infeksi bakteri Escherichia Coli atau E Coli, sangatlah besar.

Penyakit Wasir, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Wasir

Penyakit Wasir adalah pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar bokong atau anus baik di dalam maupun di luar. Penyakit wasir dalam ilmu kedokteran juga disebut hemoroid. Pembengkakan pembuluh darah jika berada di dalam anus, disebut penyakit wasir internal atau hemeroid internal. Sebaliknya jika berada di luar disebut Penyakit Wasir ekternal atau hemeroid eksternal.

Orang yang terkena Penyakit Wasir akan mengalami benjolan besar pada anus. Sialnya, saat BAB, terkadang mengeluarkan darah segar dan terasa sakit gatal. Benjolan akan keluar terdorong tinja, dan harus dimasukan kembali saat selesai BAB.

Penyakit Wasir tidak tergolong penyakit berbahaya. Namun di Indonesai penyakit ini menyebar dan menimpa 7 persen dari populasi 10 juta penduduk. Meski Penyakit Wasir hanyalah tergolong tidak berbahaya, sebaiknya segera konsultasi ke dokter jika pendarahan berlangsung lama.

(baca juga: cara mengobati sakit pinggang)

Penyebab Penyakit Wasir

Ilmu kedokteran belum bisa memastikan penyebab utama Penyakit Wasir. Yang jelas dari gejala wasir, terdapat peningkatan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus, sehingga penyebab Penyakit Wasir adalah apa yang menyebabkan peningkatan tekanan pembuluh darah di sekitar anus tersebut. Bisa karena faktor makanan bisa juga karena saat BAB penderita terlalu lama mengejan.

penyakit wasirPenyebab Penyakit Wasir karena faktor makanan adalah asupan makanan yang kurang serat sehingga mengganggu sistem pencernaan. Gangguan sistem pencernaan akhirnya menjadi sebab susahnya buang air besar. Saat buang air besar diperlukan tekanan ekstara untuk mengeluarkan tinja yang justru meningkatkan tekanan pada pembuluh darah.

Penyakit wasir sangat rentan menimpa orang yang berusia 40 tahun ke atas, obesitas, memiliki riwayat keturunan yang sudah menderita Penyakit Wasir, dan wanita hamil.

Sakit Maag, Penyebab, dan Cara Menyembuhkan Sakit Maag yang Ampuh

Sakit maag, penyakit yang sangat familiar, menimpa terutama kepada oang yang super sibuk sehingga lupa makan. Kenapa sih sakit maag selalu dihubungkan dengan makanan? Iya karena sakit maag adalah kondisi dimana terjadi peradangan akut pada lambung bagian dalam. Peradangan dengan waktu yang cukup lama, membuat lambung bagian dalam terkikis sehingga menyebabkan luka. Luka pada lambung itulah yang sakit, dan disebut sakit maag. Salah satu yang bisa menyebabkan radang pada lambung adalah pencernaan yang tidak normal termasuk makan yang tidak teratur.

Sebenarnya sakit maag tidak termasuk penyakit yang berbahaya kecuali untuk tiga kondisi berikut ini, yaitu: 1) jika radang yang terjadi sudah parah dan menghambat laju makanan yang masuk; 2) terjadi robek pada lambung yang cukup parah; 3) terjadi pendarahan di bagian lambung yang terluka.

Tiga hal yang terkait sakit maag tadi sudah masuk dalam kategori darurat medis dan harus segera ditangani secara optimal oleh ahlinya. Olehnya itu, saat merasakan gejala penyakit maag segera periksakan ke dokter. Terlebih lagi jika maag yang sudah dibarengi dengan mual dan muntah

(baca: cara mengobati mual dan muntah dengan cepat).

Gambar ilustrasi penyakti maag yang menyerang lambung

Gambar ilustrasi penyakti maag yang menyerang lambung

Penyebab Sakit Maag

“Saya terkena sakit maag, karena saya jarang makan”. Benarkah demikian? Perlu dipahami, penyebab utama sakit maag ada dua, yakni bakteri helicobacter pylori (H. pylori), dan penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS), seperti aspirin secara rutin dan dalam jangka waktu yang lama.

Nah bakteri H. pylori kerap muncul jika asam lambung meningkat. Asam lambung meningkat karena pola makan yang tidak teratur. Bakteri inilah yang kemudian mengiritasi dan menyebabkan munculnya luka pada lambung atau usus bagian atas.

(baca: cara menyembuhkan masuk angin saat hamil)

Lanjut, cara menyembuhkan sakit maag

Cara Menyembuhkan dan Cara Mengobati Bronkitis Secara Alami

Bronkitis (Chest cold) adalah salah satu gangguan kesehatan yang diderita oleh banyak orang setiap tahunnya. Gangguan penyakit ini disebabkan oleh peradangan pada saluran bronkial di paru-paru dan mempengaruhi saluran pernapasan bagian bawah.

Bronkitis bisa menyebabkan beberapa hal yang tidak menyenangkan bagi penderitanya mulai dari sakit kepala ringan, sakit tenggorokan, nyeri otot, nyeri dada, batuk dengan lendir, demam ringan, mengi, hingga kelelahan konstan. (baca: cara menyembuhkan sakit tenggorokan)

Penyakit ini seringkali disebabkan oleh virus sehingga pemberian antibiotik akan cenderung sia-sia. Walaupun demikian, ada beberapa ara mengobati bronchitis secara alami yang bisa kita terapkan untuk membantu mengurangi gejala yang muncul. (baca: cara menyembuhkan robekan kerongkongan)bronkitis

  1. Steam (penguapan) – banyak orang memilih untuk menggunakan uap sebagai salah satu cara mengobati bronkitis secara alami karena bisa membantu menyingkirkan sesak nafas dan tekanan di dada dalam waktu yang lebih cepat. Kita bisa menghirup uap dari humidifier atau vaporizer atau menghirup uap dari air panas yang ditempatkan di mangkuk yang sebelumnya diberi beberapa tetesan minyak. Udara yang panas dan lembab yang kita hirup akan membantu membersihkan lendir dan memudahkan bagi kita untuk mengeluarkannya dengan cepat. Kita juga bisa mencelupkan kain di air panas, peras, dan letakkan di dada dan tenggorokan untuk mendapatkan hasil yang sama. Oya, bila kita menggunakan humidifier, pastikan untuk membersihkannya secara teratur karena rentan menyimpan sejuta bakteri bila tidak dibersihkan.
  2. Perasan Jeruk Nipis – dengan mengkonsumsi perasan jeruk nipis, maka ini akan membantu meringankan bronkitis karena perasan atau air jeruk nipis akan membilas bersih dahak dari sistem sekaligus menjaga kita dari dehidrasi. Yup, bila kita menderita bronkitis, menjaga agar tubuh selalu terhidrasi dengan cairan dalam jumlah yang cukup adalah penting. Ada banyak sumber cairan yang bisa kita manfaatkan termasuk air jeruk nipis, mentimun, semangka, dan lainnya. Namun, pastikan tidak mengkonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh. Kurangi pula konsumsi alkohol dan minuman manis lain karena bisa menyebabkan dehidrasi.
  3. Air garam – ini adalah salah satu cara mengobati bronchitis secara alami yang paling umum ditemukan. Kita bisa menggunakan air garam untuk berkumur. Larutkan setengah sendok teh garam dengan 8 ons air hangat, aduk rata, dan gunakan untuk berkumur. Air garam akan membantu mengurangi rasa gatal di tenggorokan dan sekaligus menyapu lendir yang ada di dalamnya. Lakukan proses berkumur dengan air garam tersebut setiap 3-4 jam sekali untuk meringankan sakit tenggorokan.
  4. Vapor rub – kita bisa mendapatkan vapor rub di hampir semua apotek dan toko obat lokal. Ini akan membantu mengurangi tekanan pada dada dan meringankan batuk serta gejala flu dimana kita bisa dengan mudah menggosokkannya di dada.
  5. Teh herbal – kita bisa memilih untuk mengkonsumsi chamomile (kamomil) atau thyme (timi) yang merupakan salah satu dari beberapa bahan alami untuk mengobati bronkitis. Untuk menerapkannya, kita bisa menempatkan 2 sendok makan thyme segar kedalam secangkir kecil air mendidih dan minum selagi panas. Thyme akan membantu membuat paru-paru menjadi rileks. Kita juga bisa menggunakan echinacea untuk menenangkan sakit tenggorokan dan sekaligus meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Untuk menerapkannya, kita bisa menuangkan beberapa tetes echinacea dalam teh.