Categories
News

Ternyata Jenazah Korban Covid-19 Tidak Tularkan Virus. Jangan Ditolak!

News – Perawatan jenazah corona sejak meninggal dunia sampai dikuburkan dilakukan standar protokol kesehatan pihak berwenang, maka jenazah enggak tularkan virus atau yang sudah dikubur yang harus dilakukan cairan tubuh jenazah dari mulut mata anus kemaluan.

Hal ini dikatakan Direktur Utama RS Islam Jakarta Sukapura, Umi Sjarqiah dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

“Disinfeksi sudah dilakukan waspadai yang ada sekitar jenazah,” katanya.” kata Umi Sjarqiah dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Ia mengatakan, jenazah korban Covid-19 sudah ditangani dengan baik sehingga aman ketika dikuburkan. Itu karena 7 jam setelah pasien Covid-19 meninggal, virus corona sudah mati.

Ia melanjutkan, jenazah Covid-19 juga dilapisi plastic di peti mati sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terpapar virus corona. “Bapak/ibu enggak usah khawatir insya Allah aman,” ucapnya.

Sebagai bentuk kewaspadaan, ia mengatakan, jenazah korban Covid-19 harus dimakamkan 4 jam setelah meninggal dunia.

“Salat jenazah bisa dilakukan salat gaib. Takjiah terbatas atas penanganan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Umi menjelaskan, jika darurat, jenazah dapat dimakamkan tanpa dimandikan dan kafani untuk menghindari tenaga penyelenggara jenazah dari dari paparan Covid-19 sesuai dengan pertimbangan asas-asas syariah.

“Allah tidak bebani hambanya, kecuali dia mampu melakukannya,” katanya. (erh)