Mengetahui Penyakit dan Sebabnya, Cara Menyembuhkan, dan Cara Mengobati Barbagai Penyakit | Ilmiah, Alami, dan Tradisional

Puasa di Tengah Pandemi, Ini Cara Sahur yang Benar agar Imun Tetap Terjaga

Cara Sahur yang Benar

Saat pandemi virus corona (COVID-19) ini, umat muslim akan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tubuh kita membutuhkan cadangan energi yang lebih besar ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, sahur menjadi waktu yang penting sebelum kita menjalankan ibadah puasa. Namun, tidak semua orang paham soal aturan sahur yang tepat sehingga menjadi mudah lemas serta sulit berkonsentrasi.

Lantas, persiapan sahur seperti apa yang baik untuk tubuh dan dianjurkan oleh para ahli selama puasa Ramadhan, terutama selama pandemi COVID-19?

Akademisi dan Praktisi Gizi dr Tirta Prawita Sari, mengatakan, diperlukan konsumsi menu sahur yang bergizi seimbang agar imunitas tubuh tetap terjaga selama pandemi COVID-19. Dalam hal ini makanan sahur dianjurkan mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral sehingga tubuh terlindungi dari paparan virus.

“Kurangi asupan karbohidrat sederhana seperti sirup dan gula. Hindari pula gorengan, makanan lemak jenuh yang tinggi. Penuhi kebutuhan protein. Sumber protein terbaik adalah white meat seperti unggas, ikan, dan telur,” ujar dr Tirta, dilansir Sindonews, Kamis (23/4/2020).

Berita Terkait
1 daripada 74

Sumber vitamin dan mineral bisa diperoleh dari sayur serta buah-buahan berwarna. Ketika Anda sahur pastikan tidak mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Idealnya, konsumsi makanan secukupnya, namun makanan yang masuk ke tubuh harus bergizi seimbang dan yang terpenting adalah hindari gula serta lemak tinggi.

“Saat sahur kita jangan merasa akan berpuasa, lalu harus makan banyak. Makanlah secukupnya dan hindari makanan-makanan berlemak tinggi,” tandasnya.

Ahli Gizi Prof. Hardinsyah, menambahkan, untuk jenis makanannya, sebaiknya mengonsumsi menu yang kaya serat. Sayur dan buah-buahan misalnya. Makanan yang tinggi serat lambat dicerna sehingga kita akan merasa kenyang lebih lama.

“Sayur asem itu bagus seratnya. Ada jagung, melinjo, gori atau nangka. Seratnya bagus untuk memperlambat pencernaan. Saya sarankan tidak makan yang manis dan bergula karena akan cepat habis di sahur. Upayakan berserat, yang fresh. Setengah buah pisang dan jeruk,” bebernya.

Idealnya kata dia, bangun sahur adalah setengah jam atau 30 menit sebelum makan untuk mempersiapkan lambung menerima makanan.

“Sebelum sahur, bangun setengah jam sebelumnya. Kalau yang wanita ya lebih awal lagi karena biasanya harus mempersiapkan makanan sahur. Gunakan waktu untuk mempersiapkan lambung biar nggak kaget dan tidak kena inflamasi halus di lambung. Jadi beri kesempatan lambung bergerak,” tutupnya. (fmi)

Baca Juga...