Mengetahui Penyakit dan Sebabnya, Cara Menyembuhkan, dan Cara Mengobati Barbagai Penyakit | Ilmiah, Alami, dan Tradisional

Luar Biasa! Anak SD Ini Serahkan Tabungannya demi Bantu Beli APD

Anak SD Ini Serahkan Tabungannya

Bandung – Pandemi virus corona ini seolah pedang bermata dua. Satu sisi membawa dampak yang tak menyenangkan, tapi sisi lainnya banyak orang berlomba-lomba melakukan kebaikan.

Contohnya anak berusia 9 tahun yang bernama Moch. Hafidh ini. Mengutip akun Instagram Polsek Dayeuhkolot, pada hari ini (16/4) mendatangi Mako polsek Dayeuhkolot, Kab. Bandung.

Maksud kedatangannya itu, ia ingin menyerahkan tabungannya untuk turut membantu pembelian APD (Alat Perlindungan Diri).

Mengutip akun Instagram Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kornda Bandung Raya, uang tabungannya itu berjumlah Rp. 453.300,- dengan pecahan uang koin Rp.1000, uang koin Rp. 500, dan Rp.100.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Polsek Dayeuhkolot News – Anak kecil bernama Moch. Hafidh (9 tahun) yang duduk di kelas 3 SDN Pasigaran 3 Dayeuhkolot meminta ibunya Rikoh Rotikoh untuk mengantar ke Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung menemui Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat dengan membawa kaleng Biskuit yang berisikan pecahan uang koin untuk disalurkan membantu membeli APD (Alat Pelindung Diri). Kamis (16/04/2020). Berawal ketika Moch.Hafidh (9 tahun) diliburkan sekolah dikarenakan Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang terus mewabah di Indonesia dan melihat pemberitaan di Televisi bahwa langka dan mahalnya masker beserta APD (Alat Pelindung Diri) untuk pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang dibutuhkan para tenaga medis saat ini. Anak dari Bapak Ruhiyatna yang berprofesi sebagai tukang servis Televisi dan Ibu Rikoh Rotikoh yang berprofesi sebagai pedagang baso ayam tersebut membawa tabungannya berupa pecahan koin kepada ibunya yang dikumpulkan selama 9 bulan dengan menyisihkan sisa uang jajannya setiap hari untuk disumbangkan membantu membeli APD (Alat Pelindung Diri). Ibu Rikoh Rotikoh mengatakan “Bahwa banyaknya pemberitaan mengenai Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang terus mewabah dan sulitnya mendapatkan APD (Alat Pelindung Diri) di televisi, Moch.Hafidh (9 tahun) sempat menanyakan kepada saya apa dan untuk apa APD tersebut dan saya menjelaskan kepada Moch. Hafidh bahwa APD adalah Alat Pelindung Diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam menangani pasien Virus Corona kemudian Moch. Hafidh mengungkapkan ingin membantu membeli APD dengan menyumbangkan tabungannya yang Moch. Hafidh kumpulkan selama 9 bulan yang awalnya tabungan tersebut dikumpulkan untuk membantu biaya pernikahan kakaknya”. Kata Ibu Rikoh Rotikoh. Masih Ibu Rikoh Rotikoh ” Saya hanya memberikan uang jajan sehari Rp.2000,- untuk Moch.Hafidh, sewaktu akan memberikan uang tabungannya Moch. Hafidh mengatakan wabah virus Corona yang menimpa Indonesia ingin segera berakhir supaya bisa bersekolah dan bermain kembali dengan teman-temannya”. @polrestabandung @tmcpolrestabandung @bhayangkari_pc_kotabdg_jabar @bag_sumdarestabdg @satnarkobaresbdg @satbinmas @sabharapolrestabdg @spkt_polreskotabandung

Sebuah kiriman dibagikan oleh POLSEK DAYEUHKOLOT (@polsekdayeuhkolot1) pada

Berita Terkait
1 daripada 74


Rupanya, tabungannya ini tadinya ditujukkan untuk membantu pernikahan kakaknya.

Hangat hati Mama melihat kebaikan anak ini. Betapa punya rasa simpati yang besar dan dia berpikiran apa yang bisa dibantu dari apa yang ia punya. Kalau setiap orang punya rasa simpati tinggi seperti dia, sudah kebayang betapa tentramnya bumi ini ya, Ma.

Tahu nggak, Ma, ternyata sikap simpati dan empati itu bisa orang tua tanamkan pada anak bahkan sejak dini. Mama baca dari aneka bacaan, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan.

Pertama, jadilah contoh baginya. Ya, sejatinya anak adalah peniru yang ulung, Ma. Selanjutnya, kita bisa mengajaknya berpikir bahwa tindakan yang kita lakukan, akan selalu berlaku pada sebab dan akibat. Entah itu yang positif maupun negatif.

Supaya lebih mudah buat anak, ajarilah ia untuk mengenali emosi yang ia rasakan. Menjadi penting, supaya ia lebih mudah bisa berpikir bahwa itu yang mungkin orang lain rasakan juga.

Latihlah anak juga untuk selalu menghormati serta menghargai orang lain tanpa kecuali.
Semoga kisah anak ini bisa menginspirasi kita semua untuk saling bantu-membantu meringankan beban, terutama di masa pandemi ini. Amin. (PRC)

Baca Juga...