Cara Menyembuhkan Penyakit Bisul ala Dokter dan Secara Alami

Penyakit Bisul adalah penyakit yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus. Sebenanrnya bakteri ini juga terdapat pada kulit hidung manusia, namun tidak berbahaya. Bakteri ini berbahaya dan menjadi penyebab penyakit bisul jika keberadaannya memicu inflamasi pada lubang tempat rambut tumbuh. Bakteri ini masuk bisa melalui goresan, sedikit luka atau dikarenakan gigitan serangga.

Penyakit bisul ditandai dengan benjolan kecil yang terasa ngilu, hangat, semakin lama kian membesar, memerah dan membengkak, dan berisi nanah. Pada bagian puncak terdapat bagian putih yang biasa disebut sumbu bisul.

Secara umum penyakit bisul bukan termasuk penyakit berbahaya. Meski bakteri yang menjadi penyebabnya menimbulkan benjolan merah, sakit dan bernanah. Penyakit bisul dikategorikan berbahaya, jika menyebar ke bagian lain tubuh. Seperti lapisan kulit yang lebih dalam atau ke tulang. Kondisi penyakit bisul seperti ini harus segera ditangani secara intensif sebelum menginfeksi bagian organ tubuh lainnya.

(baca: bisul kecil atau bintitan dan cara menyembuhkannya)

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, penyakit bisul menyerang bagian tempat tumbuh rambut. Makanya, kebanyakan penyakit bisul sering muncul pada bagian wajah, leher, ketiak, bahu, bokong, serta paha. Apalagi jika bagian tersebut terkena gesekan dan biang keringat. Umumnya, penyakit bisul menyerang remaja laki-laki.

Cara menyembuhkan penyakit bisul

Penyakit bisul yang berbahaya biasanya ditandai dengan keberadaannya yang berulang, berganti tempat. Sembuh satu, muncul bisul yang lain. Apalagi jika menyebabkan demam tinggi. Bisul seperti itu sebaiknya ditangan dokter, untuk mengetahui kemungkinan efek lain dari penyakit bisul yang diderita.

Secara medis, pengobatan penyakit bisul dilakukan dengan mengompres bagian yang sakit dengan air hangat. Hal ini dilakukan untuk mendorong gumpalan nanah naik ke atas. Bisul kemudian dipecahkan dan dipersihkan dengan kain kasa basah karena air alkohol dan sabun anti-bakteri. Bisul lalu diperban, dan diganti (perbannya) minimal tiga kali sehari untuk menghindari infeksi pada daerah kulit sekitar.

Untuk obat yang diminum, dokter kemungkinan akan memberi obat pereda rasa nyeri dan mengurangi demam seperti paracetamol dan ibuprofen. Sedangkan obat oles, umumnya dokter akan memberikan antibiotik.

(baca: manfaat berkeringat bagi tubuh)

Bisul pada wajahCara menyembuhkan penyakit bisul secara alami

Kebanyakan orang lebih memilih menyembuhkan penyakit bisul dengan pengobatan alami. Hal ini tidak jadi masalah, mengingat penyakit bisul tidak masuk kategori penyakit berbahaya. Ada beragam pengobatan penyakit bisul secara alami, diantaranya:

Pertama, ambil mentimun muda, bersihkan dan parut sampai halus. Kemudian campurkan halusan mentimun tadi dengan biji pala muda sehingga menjadi seperti adonan. Adonan itu lalu dibungkus dengan daun pisang muda, lalu dimasak. Nah, balurkan hasil masakan mentimun muda, biji pala berbungkus daun pisang tadi ke bagian bisul yang sakit. Ramuan ini akan mempercepat bisul pecah dan kering.

Kedua, siapkan beberapa bawang putih lalu tumbuk sampai halus dan hasil tumbukan tersebut dibalurkan pada bagian bisul. Jika bisul sudah pecah, cara ini akan membuat rasa sakit dan pedas, tapi mujarab membuat bisul cepat kering.

Ketiga, tumbuk daun cabe sehalus mungkin, dan campurkan hasil tumbukan tadi dengan minyak kelapa. Hasilnya bisa langsung dibalurkan ke bagian bisul. Ganti dengan ramuan baru jika ramuan lama sudah kering

Keempat, ambil dua atau lebih daun bayam yang masih segar dan cuci sampai bersih, tumbuklah daun bayam dengan ditambah sedikit garam lalu tempelkan pada bagian tubuh yang terkena bisul tapi jangan sampai menutupi mata bisul. Daun bayam dan garam akan memberikan efek dingin pada bisul yang berasa panas dan berdenyut-denyut, lakukan ini beberapa kali sehari sampai bisul anda sembuh.

Cara Menyembuhkan Penyakit Bisul ala Dokter dan Secara Alami. Post by: dr Lin | 4.5
Tags:, , , ,

Categories: Kulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *