Penyakit Cakar Kucing, Woow Seram…. Ketahui Sebab dan Cara Mengobatinya

Penyakit cakaran kucing, orang bule menyebutnya cat scratch disease. Dalam istilah kedokteran disebut Bartonellosis. Dari namanya sudah ketahuan kalau penyakit ini disebabkan oleh cakaran kucing. Seorang yang pernah tercakar kucing atau tergigit kucing bisa terken apenyakit ini. (baca juga: cara mengobati asam urat)

Cakaran kucing mengandung bakteri Bartonella Henselae. Korban yang tercakar, lalu terinfeksi Bartonella Henselae, akan terkena penyakit ini. Meski kucing yang mencakar tidak menderita penyakit apapun. Bakteri tadi masuk ke dalam dinding pembuluh darah, disebutlah Bartonellosis.

Tapi saya tidak pernah tercakar dan tergigit kucing kok kena sih? Bisa jadi, penyakit cakaran kucing atau Bartonellosis bisa menyebar akibat kontak dengan kucing yang terinfeksi. Bisa juga melalui air liur kucing yang terinfeksi ke luka atau mata.

Penyakit cakar kuning

Untuk mengetahui korban terkena penyakit cakaran kucing atau Bartonellosis atau tidak, pasca dicakar, biasanya akan muncul muncul lepuhan merah berkerak, terjadi pembesaran kelenjar bening dan berpotensi bernanah. Ditambah lagi gejala tak enak badan, demam, sakit kepala, kurang nafsu makan, dll.

Bagaimana mengobati penyakit cakaran kucing? Bawa ke dokter. Dokter akan mendiagnosa. Biasanya untuk memastikan kelenjar bening mengandung unsur apa. Tak jarang akan dilakukan pemeriksaan darah. (baca: mengobati sakit gigi itu mudah)

Untuk pertolongan pertama, sejak terjadi kontak dengan cakaran kucing. Oleskan sabun pada bagian yang tercakar. Bersihkan darah yang keluar. Oleskan septik anti luka, dan jangan menggosok atau menggaruk luka.

Penyakit Cakar Kucing, Woow Seram…. Ketahui Sebab dan Cara Mengobatinya. Post by: dr Lin | 4.5
Tags:, , ,

Categories: Umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *